FK-KMK UGM. Program Studi Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer (Sp.KKLP) menyelenggarakan Workshop Pelayanan Kesehatan dan Budaya Indonesia sebagai bagian dari penguatan kapasitas akademik dan profesional residen. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 18 Desember 2025, dengan melibatkan dosen, narasumber, serta residen Sp.KKLP FK-KMK UGM, dan difokuskan pada pengembangan pemahaman layanan kesehatan primer yang peka terhadap konteks sosial dan budaya masyarakat Indonesia.
Salah satu rangkaian utama dalam workshop tersebut adalah pelaksanaan 3 Minutes Thesis (3MT) oleh residen Sp.KKLP angkatan 2022. Kegiatan ini menjadi media diseminasi ilmiah yang menantang residen untuk menyampaikan inti penelitian tesis yang sedang dikembangkan secara ringkas, jelas, dan komunikatif dalam durasi waktu yang terbatas. Melalui format ini, residen dilatih untuk mengasah kemampuan komunikasi ilmiah sekaligus menyederhanakan gagasan riset agar mudah dipahami oleh audiens yang beragam.
Workshop diawali dengan diseminasi topik disertasi oleh Dr. dr. Yogi Fitriadi, MSc.FM, yang memberikan gambaran konseptual mengenai isu pelayanan kesehatan dalam perspektif akademik dan praktik. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan topik tesis oleh para residen, yaitu dr. Inggong, dr. Harti, dr. Adelina, dr. Kiki, dr. Galih, dr. Galuh, dan dr. Silvia. Setiap pemaparan diikuti dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang menitikberatkan pada kompleksitas budaya dalam pelayanan kesehatan primer, khususnya dalam konteks keberagaman masyarakat Indonesia.
Diskusi dipandu dan diperdalam oleh dr. Fitriana Murriya Ekawati, MPHC., Ph.D., Sp.KKLP., Subsp.FOMC dan dr. Aghnaa Gayatri, MFM., Ph.D., Sp.KKLP., Subsp.FOMC. Keduanya memberikan perspektif akademik dan praktik mengenai pentingnya sensitivitas budaya, komunikasi efektif, serta pendekatan keluarga dan komunitas dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan primer.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Sp.KKLP FK-KMK UGM menegaskan komitmennya dalam mencetak dokter keluarga layanan primer yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan budaya dan kemampuan komunikasi ilmiah sebagai fondasi praktik profesional di masyarakat. Workshop Pelayanan Kesehatan dan Budaya Indonesia serta pelaksanaan 3 Minutes Thesis menjadi ruang pembelajaran strategis bagi residen Sp.KKLP FK-KMK UGM untuk mengintegrasikan riset, komunikasi, dan sensitivitas budaya. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan spesialis kedokteran keluarga sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan layanan kesehatan primer yang kontekstual dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kegiatan tersebut berkontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kapasitas akademik, kemampuan riset, dan komunikasi ilmiah residen, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengembangan layanan kesehatan primer yang peka budaya dan berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan masyarakat, serta SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan dengan mendorong pendekatan pelayanan kesehatan yang inklusif, adil, dan menghargai keberagaman sosial budaya. (Kontributor: Fitria Yumilatifah/Editor: Yogi Fitriadi)




