FK-KMK UGM. Clinical Epidemiology and Biostatistics Unit (CE&BU), Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan rapat koordinasi strategis bersama PT Combiphar sebagai langkah awal penguatan kolaborasi dalam bidang Health Technology Assessment (HTA). Kegiatan koordinasi ini dilaksanakan pada tahun 2026 sebagai bentuk penjajakan kerja sama yang berkelanjutan.
Pertemuan tersebut difokuskan pada pembahasan peluang sinergi dalam melakukan kajian komprehensif terkait teknologi kesehatan. HTA menjadi instrumen penting dalam sistem kesehatan modern karena mampu menilai efektivitas klinis, keamanan, serta dampak sosial dan ekonomi dari suatu intervensi medis. Dalam konteks ini, CE&BU UGM berperan sebagai pusat keilmuan yang memiliki kekuatan dalam metodologi penelitian epidemiologi dan biostatistik, sementara PT Combiphar membawa perspektif industri dalam pengembangan dan implementasi teknologi kesehatan.
Kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan kajian yang tidak hanya kuat secara ilmiah, tetapi juga relevan secara praktis dalam mendukung pengambilan keputusan di sektor kesehatan. Pendekatan berbasis bukti yang dihasilkan dari sinergi ini akan menjadi landasan penting dalam perumusan kebijakan yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Selain itu, kerja sama ini juga membuka peluang pengembangan kapasitas sumber daya manusia, baik di lingkungan akademik maupun industri. Melalui kolaborasi ini, diharapkan terjadi transfer pengetahuan dan pengalaman yang dapat memperkaya perspektif kedua belah pihak, sekaligus memperkuat ekosistem inovasi di bidang kesehatan.
Dalam jangka panjang, inisiatif ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan sistem kesehatan nasional, khususnya dalam memastikan bahwa teknologi kesehatan yang diadopsi benar-benar memberikan manfaat optimal bagi pasien dan masyarakat luas. Dengan demikian, kolaborasi ini tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada dampak nyata dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan.
Kegiatan ini juga selaras dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan evaluasi teknologi kesehatan untuk meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan pasien. SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan dengan kolaborasi antara institusi akademik dan sektor industri dalam menghasilkan inovasi dan kebijakan kesehatan yang berdampak luas bagi masyarakat. (Kontributor: Grace Sandy Br Barus).




