FK-KMK UGM. Departemen Histologi dan Biologi Sel menyelenggarakan Visiting Professor & Guest Lecturer 2026 dengan menggandeng lembaga riset internasional Cancer Research Malaysia untuk memperluas wawasan akademik dan memperkuat pengembangan penelitian kanker. Kegiatan yang berlangsung pada 15–16 September 2026 ini menghadirkan kuliah umum yang membahas perkembangan riset kanker, mulai dari pemahaman dasar penyakit hingga penemuan target terapi.
Rangkaian kegiatan hari pertama, Selasa (15/9), diawali dengan seminar ilmiah bertajuk “NPC from Basic to Clinic” di Ruang Kelas Lantai 2 Departemen Histologi dan Biologi Sel FK-KMK UGM. Seminar yang dipandu oleh Jajah Fachiroh, S.P., M.Si., Ph.D., tersebut berfokus pada nasopharyngeal carcinoma (NPC) atau kanker nasofaring.
Tiga pemateri hadir untuk membagikan pengetahuan dan hasil kajian di bidang masing-masing. Dr. dr. Camelia Herdini, M.Kes., Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.Onk(K), FICS, memaparkan karakteristik klinis kanker nasofaring di Indonesia. Selanjutnya, Dewi Kartikawati Paramita, S.Si., M.Si., Ph.D., membahas biomarker berbasis Epstein-Barr virus (EBV) untuk mendukung diagnosis kanker nasofaring. Sementara itu, Prof. Dr. Sok Ching Cheong dari Cancer Research Malaysia menyampaikan perkembangan epidemiologi serta model terapi baru untuk kanker nasofaring di Malaysia.
Pembahasan tersebut memberikan gambaran bahwa penelitian kanker membutuhkan pendekatan multidisiplin. Pemahaman mengenai karakteristik klinis perlu berjalan beriringan dengan pengembangan metode diagnostik dan eksplorasi terapi.
Memasuki hari kedua, Rabu (16/9), Departemen Histologi dan Biologi Sel bekerja sama dengan Program Studi Magister Ilmu Biomedik (MIB) FK-KMK UGM menyelenggarakan Kuliah Umum Pascasarjana di Ruang Kuliah Lantai 3. Mengusung tema “Modern Approaches in Cancer Research: from Disease Models to Target Discovery”, kegiatan ini dimoderatori oleh Dewi Kartikawati Paramita, S.Si., M.Si., Ph.D.
Prof. Dr. Sok Ching Cheong menyampaikan materi “From Patients to Models”, sedangkan Dr. Annie Chai membawakan topik “Using CRISPR and Big Data to Discover New Cancer Targets”. Kedua materi tersebut memperkenalkan pendekatan penelitian yang menghubungkan pemahaman terhadap kondisi pasien dengan penggunaan model penelitian, teknologi penyuntingan gen CRISPR, dan analisis data berskala besar untuk mengidentifikasi target kanker yang potensial.
Kegiatan ini selaras dengan SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan penelitian yang mendukung pengembangan diagnosis dan penanganan kanker. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui pengayaan pembelajaran dengan wawasan dan perkembangan riset internasional. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penjajakan kolaborasi akademik dan penelitian bersama lembaga internasional. (Kontributor: Nur Aziz).




