FK-KMK UGM. Departemen Farmakologi dan Terapi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada kembali berkontribusi dalam penguatan literasi kesehatan melalui program edukasi Kelas Kanal. Program ini merupakan inisiatif Kanal Pengetahuan FK-KMK UGM yang dirancang sebagai media pembelajaran terbuka untuk menyampaikan materi kedokteran secara ringkas, sistematis, dan mudah dipahami oleh mahasiswa maupun masyarakat umum.
Pada episode terbaru yang dirilis dalam rangkaian program ini, FK-KMK UGM menghadirkan pembahasan mengenai Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAID) sebagai salah satu topik penting dalam farmakologi klinis. Program ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan dan literasi kesehatan, dengan pelaksanaan yang dapat diakses secara daring oleh khalayak luas.
Materi pada episode ini disampaikan oleh Prof. Eti Nurwening Sholikhah, dosen Departemen Farmakologi dan Terapi FK-KMK UGM. Dalam penyampaiannya, beliau menguraikan konsep dasar hingga aspek klinis penggunaan NSAID secara komprehensif. Penjelasan dimulai dari mekanisme kerja obat dalam menghambat proses inflamasi, mengurangi nyeri, serta menurunkan demam, sehingga memberikan gambaran utuh mengenai peran NSAID dalam praktik klinis sehari-hari.
Selain membahas mekanisme kerja, materi juga mengulas berbagai contoh obat yang termasuk dalam golongan NSAID yang sering digunakan dalam pelayanan kesehatan. Penjelasan ini memberikan konteks aplikatif bagi mahasiswa dan tenaga kesehatan dalam memahami penggunaan obat secara tepat. Tidak kalah penting, pembahasan turut menyoroti potensi efek samping yang dapat timbul, khususnya gangguan gastrointestinal seperti nyeri ulu hati dan iritasi lambung, sehingga diperlukan kehati-hatian dalam penggunaannya.
Melalui pemaparan yang sistematis, peserta diharapkan mampu memahami pentingnya prinsip penggunaan obat yang rasional, termasuk dalam menentukan indikasi, dosis, serta kelompok pasien yang memerlukan perhatian khusus. Pendekatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung praktik kedokteran berbasis bukti yang aman dan efektif.
Program Kelas Kanal juga mencerminkan komitmen FK-KMK UGM dalam mengembangkan ekosistem pembelajaran yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan memanfaatkan platform digital, program ini membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh informasi kesehatan yang valid dan terpercaya, sekaligus mendukung proses pembelajaran mahasiswa secara berkelanjutan.
Kegiatan ini selaras dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penyediaan informasi kesehatan yang akurat dan berbasis ilmiah guna mendukung praktik terapi yang aman, SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan pengembangan media pembelajaran yang inklusif, inovatif, dan mudah diakses oleh berbagai kalangan, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi akademik dalam penyebaran pengetahuan dan penguatan jejaring edukasi kesehatan. (Kontributor: Sudi Indra Jaya).




