FK-KMK UGM Gelar Pertemuan Wali Residen Baru PPDS Obstetri dan Ginekologi Periode Januari 2026

FK-KMK UGM. Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Obstetri dan Ginekologi FK-KMK UGM menyelenggarakan Pertemuan Wali Residen Baru Periode Masuk Januari 2026 sebagai bagian dari rangkaian orientasi awal pendidikan bagi residen baru beserta wali dan keluarga. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Tahir FK-KMK UGM, Yogyakarta, pada 2 Februari 2026, dengan tujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai sistem pendidikan, kebijakan akademik, serta budaya pembelajaran di lingkungan PPDS Obstetri dan Ginekologi, sekaligus mempererat komunikasi antara pengelola program studi, residen, dan keluarga.

Ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi FK-KMK UGM, Prof. dr. R. Detty Siti Nurdiati, MPH, PhD, Sp.O.G., Subsp. K.Fm., dalam sambutannya menyampaikan arah kebijakan serta visi departemen dalam mencetak dokter spesialis yang kompeten, profesional, dan berintegritas. Ia menekankan pentingnya integrasi antara keunggulan klinis, etika profesi, dan komitmen terhadap keselamatan pasien.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Program Studi PPDS Obstetri dan Ginekologi FK-KMK UGM, Dr. dr. Moh. Nailul Fahmi, Sp.O.G., Subsp. Onk., yang memberikan gambaran umum mengenai struktur program pendidikan, kultur akademik, serta ekspektasi terhadap residen baru selama menjalani proses pendidikan spesialis. Penjelasan ini menjadi landasan awal bagi residen dan keluarga untuk memahami dinamika pendidikan yang akan ditempuh.

Pada sesi sosialisasi, peserta memperoleh paparan mengenai sistem pendidikan PPDS Obstetri dan Ginekologi, meliputi struktur kurikulum, tahapan pembelajaran, sistem evaluasi dan pencapaian kompetensi, hingga wahana pendidikan yang digunakan. Materi dilanjutkan dengan pemaparan peraturan dan tata tertib oleh dr. Anis Widyasari, Sp.O.G., Subsp. Urogin Re., yang menjelaskan aspek disiplin, profesionalisme, sistem jaga dan rotasi, serta etika komunikasi klinik sebagai bagian integral dari pembentukan karakter dokter spesialis.

Kegiatan juga dilaksanakan sesi perkenalan dosen pembimbing akademik dan residen bimbingan yang dimoderatori oleh Dr. dr. Ardhanu Kusumanto, Sp.O.G., Subsp. Onk. Sesi ini memberikan ruang interaksi awal antara pembimbing, residen, dan keluarga, sekaligus penjelasan mengenai mekanisme pembimbingan akademik yang akan mendampingi proses pendidikan. Dialog terbuka dalam sesi berbagi dan diskusi turut memperkuat pemahaman bersama mengenai tantangan pendidikan spesialis serta pentingnya dukungan keluarga dalam menjaga keseimbangan akademik dan kesejahteraan residen.

Menjelang akhir kegiatan, Bagian Administrasi Akademik Program Studi menyampaikan informasi teknis terkait proses awal pendidikan, termasuk administrasi, jadwal masuk, kontak penting, dan mekanisme komunikasi resmi. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya perjalanan pendidikan residen baru periode Januari 2026.

Kegiatan ini selaras dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui upaya mencetak dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang kompeten untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui sistem pendidikan spesialis yang terstruktur, berbasis kompetensi, dan didukung tata kelola akademik yang jelas, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi antara institusi pendidikan, residen, dan keluarga dalam mendukung keberhasilan proses pendidikan serta kontribusi nyata bagi masyarakat. (Kontributor: Munjayati).