FK-KMK UGM Dukung Layanan Kesehatan Santri melalui Pemeriksaan Mata Gratis di Kulon Progo

FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kulon Progo, Rumah Sakit Baznas (RSB) Yogyakarta, serta tim dokter mata dari RSUP Dr. Sardjito dalam penyelenggaraan kegiatan pemeriksaan mata dan layanan kesehatan gratis. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kulon Progo Sehat dan dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Manar Pengasih. Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada Minggu, 25 Mei 2025, dengan sasaran utama santri dan pendamping di lingkungan pondok pesantren.

Sebanyak 130 peserta mengikuti layanan kesehatan tersebut, yang terdiri atas 118 santri dan santriwati serta 12 musyrifah atau pembimbing. Pemeriksaan mata menjadi fokus utama kegiatan dengan tujuan melakukan deteksi dini gangguan penglihatan yang kerap dialami anak usia sekolah, seperti gangguan refraksi berupa rabun jauh, rabun dekat, maupun astigmatisme. Selain pemeriksaan mata, tim medis juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan umum, antara lain penanganan keluhan kulit gatal yang berkaitan dengan scabies atau alergi, serta pemeriksaan kesehatan gigi untuk mendeteksi gigi berlubang.

Keterlibatan FK-KMK UGM dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi institusi pendidikan kedokteran dalam mendukung upaya promotif dan preventif kesehatan di masyarakat, khususnya pada kelompok santri yang tinggal di lingkungan pesantren. Program ini tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga pada upaya pencegahan dan peningkatan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini. Pemberian layanan gratis, termasuk kacamata bagi santri yang membutuhkan, diharapkan mampu membantu peserta dalam menjalani aktivitas belajar dengan lebih optimal.

Melalui sinergi lintas institusi ini, akses terhadap layanan kesehatan bagi kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan jangkauan layanan medis dapat semakin terbuka. Kehadiran tenaga kesehatan dari berbagai institusi juga mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan, sejalan dengan penguatan peran pesantren sebagai lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda secara holistik.

Pelaksanaan kegiatan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain SDG 1: Tanpa Kemiskinan melalui penyediaan layanan kesehatan gratis bagi kelompok rentan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera dengan upaya promotif dan preventif kesehatan mata dan umum, SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan mendukung kesehatan santri agar proses belajar optimal, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui peningkatan akses layanan kesehatan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi lintas sektor dalam pelayanan kesehatan masyarakat. (Kontributor: dr. Anak Agung Istri Amritha Prashanti).