FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM bersama Ikatan Farmakologi Indonesia (IKAFARI) menyelenggarakan Webinar Bincang Bersama Ahli – STROKE: Strategi Mencegah dan Merawat Kondisi Pasca Stroke pada Sabtu, 19 April 2025. Acara ini digelar secara daring dan ditujukan bagi masyarakat umum maupun tenaga kesehatan untuk meningkatkan pemahaman tentang upaya pencegahan serta penanganan komprehensif pasca stroke.
Dalam webinar tersebut, Firda Ridhayani, dosen Departemen Farmakologi dan Terapi FK-KMK UGM, hadir sebagai moderator yang memandu jalannya diskusi. Peran Firda tidak hanya menjaga kelancaran forum, tetapi juga memastikan interaksi antara narasumber dan audiens berlangsung sistematis, partisipatif, dan informatif. Dengan gaya moderasi yang komunikatif, ia membantu menjembatani penyampaian materi dari para ahli saraf kepada masyarakat agar lebih mudah dipahami.
Diskusi menghadirkan sejumlah topik penting yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari manajemen gaya hidup sehat untuk pencegahan stroke, rehabilitasi dini setelah serangan, hingga pemanfaatan terapi farmakologis dalam proses pemulihan. Para narasumber yang merupakan dokter spesialis saraf memberikan penjelasan berbasis bukti ilmiah, sementara audiens aktif mengajukan pertanyaan terkait penanganan praktis maupun langkah-langkah perawatan jangka panjang.
Bagi banyak peserta, webinar ini menjadi sarana belajar langsung dari pakar sekaligus forum untuk berbagi pengalaman tentang penanganan stroke di keluarga maupun lingkungan sekitar. Kehadiran akademisi UGM dalam forum publik ini menunjukkan komitmen institusi dalam memperkuat literasi kesehatan masyarakat serta mendorong penerapan ilmu farmakologi yang tepat guna dalam kehidupan sehari-hari.
Kontribusi FK-KMK UGM dalam kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui webinar ini, masyarakat tidak hanya memperoleh akses informasi kesehatan yang akurat untuk pencegahan stroke, tetapi juga didorong untuk meningkatkan kualitas hidup pasca serangan. Kolaborasi antara FK-KMK UGM dan IKAFARI menjadi contoh nyata bagaimana kemitraan lintas institusi mampu menghadirkan edukasi kesehatan yang berkelanjutan, inklusif, dan bermanfaat luas bagi publik. (Kontributor: Sudi Indra Jaya).




