FK-KMK UGM. Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan FK-KMK UGM bekerja sama dengan KAGAMADOK menyelenggarakan Seminar Nasional dalam rangkaian Annual Scientific Meeting 2026 bertajuk Mengelola Layanan KJSU Berbasis Geriatri dari Keputusan Klinis ke Strategi Rumah Sakit. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 7 Februari 2026, dengan menghadirkan akademisi, pengelola rumah sakit, klinisi, dan pemangku kepentingan kesehatan untuk membahas pengembangan layanan KJSU geriatri berbasis continuum of care yang adaptif, realistis, dan berkelanjutan.
Dalam pengantarnya, dr. Lutfan Lazuardi, Ph.D. menekankan bahwa tantangan layanan KJSU tidak semata terletak pada keunggulan klinis, tetapi juga pada kesiapan rumah sakit dalam menentukan arah strategis jangka panjang. Keputusan klinis pada pasien geriatri harus mempertimbangkan fungsi, kualitas hidup, serta preferensi pasien, yang seluruhnya membutuhkan dukungan sistem layanan yang terintegrasi.
Paparan berikutnya disampaikan oleh dr. Likke Prawidya Putri, MPH, Ph.D., yang menjelaskan konsep KJSU geriatri dalam kerangka continuum of care. Ia menegaskan bahwa pelayanan tidak berhenti di rumah sakit, melainkan berlanjut hingga ke rumah pasien. Tantangan pelayanan berkelanjutan mencakup aspek pembiayaan, kapasitas sumber daya manusia, standar operasional prosedur, serta dukungan teknologi informasi. Selanjutnya, Putu Eka Andayani, SKM, M.Kes. membahas implikasi manajerial sistem rujukan berbasis kompetensi. Layanan geriatri yang kompleks dan berisiko tinggi menuntut rumah sakit menentukan peran strategisnya sesuai konteks wilayah, baik dalam lingkungan super kompetitif, kompetisi sedang, maupun wilayah perifer
Hanifah Wulandari, S.Gz., MPH memaparkan desain layanan masa depan KJSU geriatri yang selaras dengan kebijakan pengendalian penyakit tidak menular. Ia menyoroti pentingnya integrasi data melalui platform SATUSEHAT, optimalisasi pembiayaan berbasis data, deteksi dini, kepemimpinan daerah, serta reformasi pendidikan kesehatan untuk mendukung layanan yang komprehensif dan berkeadilan.
Kegiatan ini mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera diwujudkan melalui penguatan layanan penyakit katastropik dan geriatri yang berorientasi pada kualitas hidup pasien, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan manajer rumah sakit melalui forum ilmiah berbasis pengetahuan mutakhir.
Selain itu juga selaras dengan SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan sistem rujukan, integrasi teknologi informasi kesehatan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan terlihat dari kolaborasi antara institusi akademik, organisasi alumni, pemerintah, dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam memperkuat sistem layanan geriatri nasional. (Kontributor: Husniawan Prasetyo).




