FK-KMK UGM Dorong Pengembangan Diri Sivitas melalui Kunjungan Edukatif Departemen Biokimia ke Karanganyar

FK-KMK UGM. Departemen Biokimia FK-KMK UGM menyelenggarakan kegiatan pengembangan diri sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia dan kebersamaan internal. Kegiatan ini dilaksanakan dengan melakukan kunjungan edukatif ke Karanganyar, Jawa Tengah, yang diikuti oleh seluruh anggota Departemen Biokimia. Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada Jumat, 10 Oktober 2025, dengan agenda utama mengunjungi Kemuning Hills dan Rumah Atsiri Indonesia.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Kemuning Hills, kawasan wisata pegunungan yang dikenal dengan hamparan kebun teh dan panorama alam lereng Gunung Lawu. Di lokasi ini, peserta menikmati udara sejuk serta pemandangan hijau yang memberikan suasana relaksasi setelah rutinitas akademik dan administratif yang padat. Sejumlah peserta juga mencoba wahana jembatan kaca yang membentang di atas kebun teh, memberikan pengalaman visual dan sensasi berbeda sekaligus memperkuat interaksi antarpeserta dalam suasana informal.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Rumah Atsiri Indonesia, sebuah pusat edukasi dan rekreasi berbasis pengembangan tanaman herbal dan aromatik. Di lokasi ini, peserta memperoleh penjelasan mengenai sejarah pengembangan tanaman atsiri di Indonesia, proses ekstraksi minyak atsiri, hingga potensi pemanfaatannya dalam bidang kesehatan dan kecantikan. Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti workshop pembuatan produk berbahan dasar minyak atsiri, seperti essential oil, yang memberikan pengalaman praktis sekaligus menambah wawasan mengenai pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Melalui rangkaian kunjungan tersebut, kegiatan pengembangan diri ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyegaran fisik dan mental, tetapi juga menjadi media pembelajaran alternatif yang memperkaya perspektif peserta. Interaksi yang terjalin selama kegiatan turut memperkuat rasa kebersamaan, solidaritas, dan komunikasi di lingkungan Departemen Biokimia.

Kegiatan tersebut berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui dukungan terhadap kesehatan mental dan keseimbangan kerja, SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan perluasan wawasan dan pembelajaran kontekstual di luar kelas, serta SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengenalan potensi pemanfaatan tanaman atsiri sebagai bagian dari pengembangan industri berbasis sumber daya lokal yang berkelanjutan. (Kontributor: Irma Yulianti).