FK-KMK UGM Dorong Pengalaman Internasional Mahasiswa melalui Elective Program di Chiang Mai

FK-KMK UGM. Mahasiswa Program Studi Kedokteran melakukan kegiatan Elective Program di Faculty of Medicine, Chiang Mai University, Thailand, dengan fokus pembelajaran pada bidang anestesiologi dan perawatan perioperatif. Program tersebut diikuti Marista Abiel Prazeva pada 3–30 Oktober 2025 dan berlangsung di lingkungan Maharaj Nakorn Chiang Mai Hospital sebagai bagian dari pengalaman belajar dalam sistem pendidikan dan pelayanan kesehatan internasional.

Selama mengikuti program, Marista memperoleh kesempatan untuk mengamati berbagai rangkaian pelayanan anestesiologi. Pembelajaran dimulai dari penilaian pra-anestesi dan persiapan pasien sebelum menjalani tindakan operasi hingga memahami alur pelayanan anestesi di ruang operasi. Dari proses tersebut, Marista mendapatkan gambaran yang lebih luas mengenai penerapan monitoring intraoperatif, prinsip keselamatan pasien, serta pentingnya koordinasi dan komunikasi antarprofesi dalam mendukung pelayanan perioperatif.

Pengalaman klinis tersebut juga dilengkapi dengan observasi dan diskusi mengenai manajemen airway serta pemilihan teknik anestesi secara konseptual. Marista mempelajari bagaimana tim anestesiologi mempertimbangkan kondisi pasien dan berbagai kemungkinan yang dapat muncul selama periode perioperatif. Pembelajaran ini memberikan pemahaman bahwa penerapan pengetahuan klinis tidak hanya berkaitan dengan pemilihan tindakan, tetapi juga membutuhkan pertimbangan terhadap keselamatan, kondisi pasien, serta kualitas pelayanan secara menyeluruh.

Marista juga berkesempatan mengamati pelayanan di Post-Anesthesia Care Unit (PACU), terutama dalam proses pemantauan pasien setelah menjalani anestesi. Di unit tersebut, ia mempelajari pendekatan pemulihan pasien dan manajemen nyeri pascaoperasi. Pengalaman ini membantu memperluas pemahamannya mengenai kesinambungan perawatan pasien, mulai dari persiapan sebelum tindakan, pelaksanaan anestesi, hingga pemantauan setelah prosedur selesai.

Pemahaman klinis semakin diperkuat melalui diskusi kasus bersama tim anestesiologi dan tenaga kesehatan terkait. Selain pembelajaran secara langsung, Marista melakukan pembelajaran mandiri dengan meninjau berbagai literatur untuk memperdalam pemahaman mengenai patient safety dan perioperative care. Kombinasi antara observasi, diskusi, dan pembelajaran berbasis literatur memberikan pengalaman yang lebih utuh dalam menghubungkan pengetahuan akademik dengan praktik pelayanan kesehatan.

Keikutsertaan dalam program internasional tersebut juga memberikan ruang bagi Marista untuk mengembangkan kemampuan komunikasi profesional dan kolaborasi dalam lingkungan multikultural. Berinteraksi dengan tenaga kesehatan dan sivitas akademika di Thailand memperkenalkannya pada perbedaan sistem pelayanan kesehatan, budaya kerja, serta pendekatan pendidikan kedokteran.

Kegiatan ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan pemahaman mengenai keselamatan dan kualitas pelayanan kesehatan. SDG 4 Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui pengalaman pembelajaran klinis dan akademik di lingkungan internasional. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan tercermin melalui pengalaman akademik lintas institusi dan negara. (Kontributor: Agustina Latifah Hanum, S.Psi).