FK-KMK UGM Dorong Pemanfaatan Data Rumah Sakit untuk Penguatan Layanan Kesehatan Maternal dan Neonatal

FK-KMK UGM. Tim peneliti WHO Global Platform for Maternal and Newborn Health FK-KMK UGM menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Hasil Penelitian berbasis temuan spesifik rumah sakit. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan melibatkan rumah sakit dan dinas kesehatan lintas daerah sebagai peserta utama. Diseminasi berlangsung selama dua hari, yakni Rabu–Kamis, 21–22 Januari 2026 dengan tujuan menyebarluaskan hasil penelitian terkini terkait kesehatan ibu dan bayi baru lahir sekaligus memperkuat kolaborasi antara peneliti, fasilitas pelayanan kesehatan, dan pemangku kepentingan di tingkat daerah maupun nasional.

Kegiatan diseminasi dipimpin oleh tim peneliti FK-KMK UGM yang terdiri dari Prof. dr. R. Detty Siti Nurdiati Z, MPH., Ph.D., Sp.OG, Subsp.KFm, dr. Likke Prawidya Putri, MPH, Ph.D, Bayu Satria Wiratama, S.Ked., M.P.H., Ph.D, dr. Vicka Oktaria, M.P.H., Ph.D, serta dr. Pramudita Putri Dyatmika Mandegani, MPH, SpOG, dengan dukungan asisten peneliti dr. Soraya Isfandiary Iskandar, MPH dan Dean Salsabila, S.Gz., MPH. Para peneliti memaparkan temuan berbasis data rumah sakit yang diharapkan dapat menjadi dasar penguatan sistem pelayanan kesehatan maternal dan neonatal di Indonesia.

Pada hari pertama, Rabu, 21 Januari 2026, sesi diseminasi dilaksanakan secara berurutan bersama RSUD dr. Dradjat Prawiranegara yang melibatkan Dinas Kesehatan Provinsi Banten dan Kabupaten Serang, dilanjutkan dengan RS Hermina Ciruas, RS Brawijaya bersama Dinas Kesehatan Provinsi Banten dan Kota Tangerang, serta RS RIS dengan dukungan Dinas Kesehatan Provinsi Banten dan Kota Tangerang Selatan. Diskusi difokuskan pada interpretasi hasil penelitian sesuai konteks layanan rumah sakit dan tantangan di wilayah masing-masing.

Sesi lanjutan pada Kamis, 22 Januari 2026, menghadirkan RSIA Ummu Hani dan RSUD Panti Nugroho bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Purbalingga, dilanjutkan RSU ’Aisyiyah Klaten dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Klaten. Pada sesi siang, diseminasi melibatkan RS Umum Aulia serta RS Umum Budi Kemuliaan dengan dukungan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dan Suku Dinas Kesehatan Kota Jakarta Selatan serta Jakarta Pusat. Rangkaian sesi ini membuka ruang dialog antara peneliti dan praktisi layanan kesehatan untuk merumuskan rekomendasi berbasis bukti yang relevan dengan kebutuhan lokal.

Kegiatan ini berkontribusi pada SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi berbasis bukti ilmiah, SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan penguatan kapasitas tenaga kesehatan dan pengambil kebijakan melalui transfer pengetahuan hasil penelitian, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pemanfaatan platform digital dan data rumah sakit sebagai dasar penguatan sistem kesehatan yang inovatif, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi lintas sektor antara universitas, rumah sakit, dinas kesehatan, dan organisasi internasional. (Kontributor: Dhimas Sholikhul Huda).