FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) melalui Sistem Kesehatan Akademik UGM (Academic Health System/AHS) menyelenggarakan kegiatan “Pengembangan Big Data AHS Tahap 2: Ekspansi Dataset Klaim JKN dan Pemutakhiran Dashboard” sebagai langkah strategis memperkuat infrastruktur data kesehatan nasional. Kegiatan utama dilaksanakan melalui dua rangkaian workshop, yakni pada 4 Juni 2025 dan 31 Oktober 2025, bertempat di FK-KMK UGM. Inisiatif ini bertujuan untuk memperluas dan memperbarui dataset klaim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta meningkatkan kemampuan teknis tim rumah sakit jejaring AHS dalam mengelola data berbasis bukti.
Program pengembangan Big Data AHS tahap kedua merupakan kelanjutan dari fase awal tahun 2022–2023 yang telah berhasil mengumpulkan lebih dari 1,6 juta record klaim JKN dari RSUP Dr. Sardjito dan RS Akademik UGM. Pada fase ini, cakupan data diperluas hingga tahun 2024 dengan melibatkan enam rumah sakit jejaring AHS, yaitu RS Akademik UGM, RSUP Dr. Sardjito, RSUD Wates, RSUD Sleman, RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro, dan RSUD Banyumas. Melalui integrasi data lintas rumah sakit, sistem ini diharapkan mampu mendukung penelitian, evaluasi kebijakan, dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan secara nasional.
Kegiatan workshop dibuka oleh dr. Haryo Bismantara, MPH, mewakili Plt. Wakil Dekan Bidang Kerja Sama, Alumni, dan Pengabdian kepada Masyarakat FK-KMK UGM, Dr. dr. Sudadi, Sp.An-TI., Subsp.N.An(K)., An.R(K). Dalam sambutannya, dr. Haryo menekankan pentingnya kolaborasi antar rumah sakit dalam membangun sistem kesehatan berbasis bukti. “Data yang dikelola dengan baik akan menjadi dasar bagi riset dan kebijakan yang mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat,” ujarnya.
Sesi teknis kegiatan dipandu oleh Anis Fuad, S.Ked., DEA, bersama narasumber dr. Ahmad Watsiq Maula, MPH, serta fasilitator dr. Fadhilah K. Larasati dan Sensa Gudya Syauma Syahra, S.Kom., M.Cs. Peserta memperoleh pelatihan teknis meliputi ekstraksi, anonimisasi, transformasi, dan unggahan data ke server pusat Big Data AHS FK-KMK UGM. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan dashboard interaktif yang menampilkan visualisasi lintas rumah sakit untuk mendukung analisis dan pengambilan kebijakan berbasis data.
Usai pelaksanaan workshop, masing-masing tim rumah sakit jejaring AHS melanjutkan proses finalisasi dan unggahan dataset klaim JKN secara mandiri sepanjang November 2025. Data yang telah terintegrasi akan digunakan untuk memutakhirkan dashboard Big Data AHS Fase 2 yang dirancang lebih komprehensif dan interaktif. Puncak kegiatan akan ditandai dengan peluncuran resmi Big Data AHS Tahap 2 pada Desember 2025, sebagai simbol penguatan kolaborasi riset berbasis data di Indonesia.
Upaya pengembangan Big Data AHS ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Kegiatan ini mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan kualitas layanan berbasis data kesehatan, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan infrastruktur digital sistem kesehatan nasional, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan dengan memperkuat jejaring kolaborasi antar rumah sakit, akademisi, dan pembuat kebijakan.
Kegiatan Big Data AHS Tahap 2 menegaskan komitmen FK-KMK UGM dalam mengintegrasikan riset, inovasi, dan kolaborasi lintas institusi demi mewujudkan sistem kesehatan Indonesia yang tangguh, adaptif, dan berbasis bukti ilmiah. (Kontributor: Resha Ayu).




