FK-KMK UGM. Program Studi Magister Ilmu Kedokteran Klinis (MIKK) FK-KMK UGM menyelenggarakan Workshop Visi Misi, Kurikulum, dan Persiapan Perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola akademik dan peningkatan mutu pendidikan pascasarjana. Workshop tersebut dilaksanakan pada Kamis, 29 Januari 2026, bertempat di ARTOTEL Suites Bianti, Yogyakarta, dan dihadiri oleh pimpinan program studi, dosen, mahasiswa, alumni, hingga pengguna lulusan dengan tujuan untuk menyelaraskan arah pengembangan program studi dengan kebutuhan pemangku kepentingan serta dinamika ilmu kedokteran klinis.
Kegiatan ini melibatkan Ketua dan Sekretaris Program Studi MIKK, Tim Komite Standar Akademik Program Studi MIKK, para dosen dan ketua minat, ketua departemen, ketua program studi pendidikan dokter spesialis, perwakilan pengguna lulusan, alumni, mahasiswa, serta tenaga kependidikan. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan komitmen Prodi MIKK FK-KMK UGM dalam membangun kurikulum yang adaptif, partisipatif, dan relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan dan pelayanan kesehatan.
Ketua Program Studi MIKK, dr. Dian Kesumapramudya N, M.Sc., Ph.D., Sp.A., Subsp. Neuro(K), dalam pemaparannya menyampaikan perkembangan pelaksanaan perkuliahan, hasil evaluasi pascavisitasi akreditasi, serta rencana penyelenggaraan perkuliahan pada semester genap mendatang. Diskusi yang berlangsung terbuka memberikan ruang bagi seluruh peserta untuk menyampaikan masukan dan pandangan strategis.
Perwakilan mahasiswa dan alumni menilai proses perkuliahan yang telah berjalan sangat mendukung aktivitas akademik, khususnya bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan dokter spesialis. Meski demikian, disampaikan pula perlunya penguatan materi yang mengikuti perkembangan teknologi mutakhir, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence dalam praktik dan riset kedokteran.
Pada kesempatan yang sama, Program Studi MIKK juga memperkenalkan pengembangan dashboard akademik yang saat ini masih dalam tahap perancangan. Dashboard tersebut direncanakan menjadi sarana akses informasi terintegrasi bagi mahasiswa untuk memantau perkembangan akademik selama masa studi. Selain itu, dosen juga diharapkan dapat memanfaatkan dashboard ini untuk memonitor capaian pembelajaran mahasiswa secara lebih sistematis dan transparan.
Pelaksanaan kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan pendidikan kedokteran yang bermutu untuk menghasilkan tenaga kesehatan yang kompeten, SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan penyediaan sistem pembelajaran pascasarjana yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan dengan menggandeng berbagai institusi dalam proses pendidikan. (Kontributor: Penta Kusuma).




