FK-KMK UGM Dorong Edukasi Pencegahan PMS dan Kehamilan Remaja di Kepulauan Tanimbar

FK-KMK UGM. Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) rangkaian penyuluhan kesehatan reproduksi bagi para pelajar di Saumlaki sebagai upaya menekan tingginya angka Penyakit Menular Seksual (PMS) dan kasus kehamilan remaja di wilayah tersebut. Kegiatan dilaksanakan pada 12 September 2025 di SMA Negeri 8 Saumlaki dan berlanjut pada 26 September 2025 di SMK Imakulata Saumlaki serta SMK Kesehatan Saumlaki, bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kepulauan Tanimbar.

dr. Priyo Eko Hedi Herlambang, residen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) melaksanakan penyuluhan dengan tema “Kenali Risiko Seks Bebas dan Dampak Kehamilan Remaja”. Penyuluhan ini bertujuan memperluas wawasan pelajar mengenai kesehatan reproduksi yang aman, terutama di daerah terpencil dengan keterbatasan akses informasi dan layanan kesehatan. Melalui metode penyampaian yang komunikatif, materi disusun untuk membantu siswa memahami risiko, dampak, serta pencegahan perilaku seksual berisiko.

Dalam pemaparannya, dr. Priyo Eko Hedi Herlambang menjelaskan berbagai jenis PMS, jalur penularan, langkah pencegahan, hingga konsekuensi medis dan sosial dari kehamilan usia remaja. Ia menegaskan bahwa edukasi komprehensif diperlukan sebagai langkah fundamental untuk menekan angka PMS dan kehamilan tidak diinginkan. Data di lapangan menunjukkan bahwa remaja di wilayah terpencil cenderung memiliki kerentanan lebih tinggi akibat minimnya informasi yang benar dan tersusun secara ilmiah.

Sesi penyuluhan juga membuka diskusi bagi siswa untuk mengajukan pertanyaan mengenai isu-isu sensitif yang selama ini dianggap tabu. Pendekatan terbuka ini mendorong remaja perempuan mendapatkan akses informasi yang setara dan aman mengenai kesehatan reproduksi. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang dijalankan dr. Priyo selama penugasannya di Saumlaki pada periode Juli–Desember 2025. Penyelenggaraan penyuluhan oleh FK-KMK UGM dan IDI Kepulauan Tanimbar.

Kegiatan ini selaras dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui edukasi pencegahan penyakit menular seksual dan kehamilan remaja. SDG 4: Pendidikan Berkualitas diwujudkan lewat penyediaan materi kesehatan reproduksi yang ilmiah dan mudah dipahami. SDG 5: Kesetaraan Gender didorong melalui pemberian akses informasi dan perlindungan terhadap risiko kehamilan dini bagi remaja perempuan. SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan tampak dalam sinergi berbagai pihak dalam meningkatkan kesehatan remaja di Kepulauan Tanimbar.

Penyuluhan kesehatan reproduksi di Saumlaki menunjukkan komitmen FK-KMK UGM dalam memperluas literasi kesehatan bagi remaja di wilayah terpencil. Melalui penyampaian materi, dialog terbuka, dan kolaborasi dengan IDI serta sekolah-sekolah setempat, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menekan PMS dan kehamilan remaja, serta memperkuat strategi pembangunan kesehatan jangka panjang di Kepulauan Tanimbar. (Kontributor: dr. Priyo Eko Hedi Herlambang).