FK-KMK UGM dan TMU Taiwan Buka Jalan Kolaborasi Riset Bahan

FK-KMK UGM. FK-KMK UGM sebagai tuan rumah menyambut Courtesy Visit Taipei Medical University (TMU), Taiwan, yang berlangsung di Executive Room, Lantai 2 Gedung KPTU FK-KMK UGM, Selasa (20/10/2026). Pertemuan ini berangkat dari satu gagasan sederhana: obat masa depan kerap bermula dari tumbuhan, jamur, hingga organisme laut yang menyimpan senyawa bioaktif.

Delegasi TMU diwakili Assoc. Prof. Kuei-Hung Lai, Ph.D., akademisi yang menekuni kimia bahan alam, farmakognosi, dan metabolomik berbasis spektrometri massa. Pakar dengan lebih dari 70 publikasi ilmiah ini juga tercatat sebagai penerima Ta-You Wu Memorial Award (2024) dan Young Scholar Award (2023). Kepakaran tersebut relevan dengan penguatan penelitian farmakologi bahan alam, penemuan obat, dan riset translasi di lingkungan FK-KMK UGM. Kehadirannya disambut oleh dr. Ahmad Hamim Sadewa, Ph.D., selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan; Prof. Dr. apt. Mustofa, M.Kes., selaku Ketua Departemen Farmakologi dan Terapi; serta drg. Fara Silvia Yuliani, M.Sc., Ph.D., selaku Ketua Program Studi Magister Ilmu Kedokteran Tropis.

Courtesy Visit ini merupakan bagian dari Program Visiting Professor dan Guest Lecturer FK-KMK UGM Tahun 2026 yang berlangsung pada 19 hingga 23 Oktober 2026. Mengusung tema “Translational Herbal Medicine and Natural Product-Based Drug Development: Advancing Research and Academic Collaboration”, program ini bertujuan memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi serta meningkatkan kapasitas akademik dan penelitian melalui keterlibatan pakar internasional.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi sarana perkenalan dengan pimpinan fakultas. Kedua pihak membahas tujuan kunjungan dan menjajaki penguatan kerjasama institusional, yang sebelumnya telah terbangun melalui jejaring akademik di bidang farmakologi bahan alam dan metabolomik, termasuk joint supervision. Setelah sesi diskusi, kegiatan ditutup dengan foto bersama.

Dari sinilah kolaborasi diharapkan melebar ke bidang pendidikan, penelitian bersama, publikasi, dan pengembangan kapasitas institusi, dengan agenda lanjutan yang telah disiapkan. Pada 21 Oktober 2026, Assoc. Prof. Lai dijadwalkan membawakan kuliah tamu bertajuk “Unlocking Marine Natural Products for Drug Discovery: From Molecular Networking to Mechanistic Insights” di Ruang Kuliah 2, Gedung Pascasarjana FK-KMK UGM. Agenda berlanjut dengan diskusi proposal penelitian bersama serta klinik manuskrip untuk menyiapkan publikasi di jurnal internasional bereputasi. Luaran yang dibidik mencakup draf proposal penelitian kolaboratif dan manuskrip ilmiah bersama.

Rangkaian ini juga diharapkan menguatkan kemampuan dosen serta mahasiswa magister dan doktor dalam metodologi penelitian bahan alam modern, sekaligus membuka peluang pengembangan materi pembelajaran digital, termasuk Massive Open Online Course (MOOC). Dengan begitu, kemitraan yang dirintis tidak berhenti pada satu kali kegiatan akademik, melainkan berlanjut secara terukur.

Upaya ini sejalan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui riset obat berbasis bahan alam, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan pembelajaran bersama pakar internasional, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi lintas negara.(Reporter: Balanca Qolta).