FK-KMK UGM. Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) bersama RSUP Dr. Sardjito menyelenggarakan acara Visiting Professor bertajuk “Pembaruan dalam Manajemen Airway Perioperatif dan Neurotrauma untuk Bedah Darurat Pediatrik” pada 25–26 Agustus 2025. Kegiatan ini digelar di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta, dengan tujuan meningkatkan kompetensi dan keterampilan profesional medis, khususnya dalam anestesi dan perawatan kritis pasien pediatrik yang menghadapi situasi darurat bedah.
Acara ini menghadirkan narasumber, antara lain Prof. Dr. Ina Ismiarti Shariffuddin dari Universiti Malaya, Malaysia, yang berpengalaman luas dalam anestesi pediatrik; Prof. Girija Prasad Rath dari All India Institute of Medical Sciences, India, ahli dalam perawatan kritis; serta para pakar lokal dari UGM, termasuk Prof. dr. Yunita Widyastuti, Dr. dr. Sudadi, dan Dr. dr. Djayanti Sari. Hari pertama difokuskan pada workshop praktis, meliputi manajemen airway, akses intraosseous, blokade neuraxial pada pasien pediatrik, serta blok saraf perifer sederhana. Workshop dilakukan secara tatap muka, memungkinkan peserta, khususnya residen anestesi, memperoleh pengalaman langsung dan bimbingan dari instruktur berpengalaman.
Hari kedua menggunakan format Massive Open Online Course (MOOC) untuk kuliah interaktif, membahas pembaruan terbaru dan praktik terbaik dalam manajemen airway dan neurotrauma perioperatif. Format hybrid ini memungkinkan audiens yang lebih luas mengikuti pelatihan, sekaligus mendukung pembelajaran berkelanjutan bagi para tenaga medis di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menekankan pentingnya kolaborasi internasional dan lokal, yang mendukung pertukaran ilmu pengetahuan global dan peningkatan standar pelayanan medis di Indonesia.
Acara ini sejalan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera diwujudkan melalui peningkatan kompetensi tenaga medis dalam menangani anak-anak yang membutuhkan perawatan darurat; SDG 4: Pendidikan Berkualitas tercermin dari penyediaan pelatihan lanjutan dan pengalaman belajar praktis; sedangkan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan terlihat dari kolaborasi lintas institusi internasional dan nasional untuk pengembangan ilmu medis secara berkelanjutan.
Visiting Professor Year 2025 di RSUP Dr. Sardjito menjadi momen strategis dalam memperkuat pendidikan anestesi pediatrik dan perawatan darurat di Indonesia. Dengan fokus pada manajemen airway dan neurotrauma, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan praktis peserta, tetapi juga memperkuat kompetensi profesional medis dalam memberikan layanan berkualitas bagi pasien anak, sekaligus menegaskan peran FK-KMK UGM sebagai pusat pendidikan medis yang inovatif dan kolaboratif. (Kontributor: Gilar P, Irham H, Hendro).




