FK-KMK UGM. Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) merilis laporan penelitian bertajuk Analisis Implementasi Pelayanan Kesehatan untuk Penyandang Disabilitas (Fisik dan Sensorik) dalam mencapai Universal Health Coverage (UHC). Penelitian ini dilakukan bekerja sama dengan SIGAB dan Pusat Rehabilitasi YAKKUM, serta didukung oleh Kemitraan Australia – Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif (INKLUSI).
Laporan ini disusun sebagai bentuk kontribusi akademik dalam memahami akses dan pemanfaatan layanan kesehatan bagi penyandang disabilitas serta mengidentifikasi tantangan yang masih dihadapi dalam mewujudkan sistem pelayanan kesehatan yang lebih inklusif di Indonesia. Penelitian ini mengungkap bahwa meskipun berbagai kebijakan telah diterapkan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi penyandang disabilitas, masih terdapat kendala dalam implementasi di lapangan.
Beberapa faktor yang menjadi hambatan utama meliputi keterbatasan infrastruktur yang ramah disabilitas, kurangnya tenaga kesehatan yang terlatih dalam menangani kebutuhan khusus pasien disabilitas, serta kendala administratif dalam pembiayaan layanan kesehatan. Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan yang lebih adaptif dan inklusif.
Pentingnya layanan kesehatan yang setara bagi penyandang disabilitas juga selaras dengan komitmen global dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, dan SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan. Dengan adanya laporan ini, diharapkan dapat terwujud kebijakan yang lebih berbasis bukti dalam meningkatkan akses kesehatan bagi kelompok rentan.
Informasi yang disajikan dalam publikasi ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab tim peneliti dan tidak mencerminkan pandangan resmi Pemerintah Indonesia maupun Pemerintah Australia. Laporan ini diharapkan menjadi referensi penting bagi pemangku kebijakan, akademisi, serta praktisi kesehatan dalam membangun sistem kesehatan yang inklusif dan berkeadilan. Penelitian ini juga sejalan dengan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (Kontributor: Shita Listyadewi, Tri Muhartini).