FK-KMK UGM Berpartisipasi dalam PIR Joglosemarkerto 2025

FK-KMK UGM. Departemen Patologi Anatomik, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) berpartisipasi dalam Pertemuan Ilmiah Regional (PIR) yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Anatomik (PDSPA) Joglosemarkerto sebagai forum penguatan jejaring dan pengembangan keilmuan patologi anatomik. Kegiatan PIR Joglosemarkerto 2025 ini dilaksanakan pada Sabtu, 13 Desember 2025, bertempat di Hotel Aston Purwokerto, dengan mengusung tema “Lung Cancer in Focus: Diagnostic Precision from Sample to Sequence”, serta diikuti oleh dokter spesialis, akademisi, dan peserta pendidikan dokter spesialis dari wilayah Joglosemarkerto.

Dalam pertemuan ilmiah tersebut, FK-KMK UGM berkontribusi melalui keterlibatan dr. Didik Setyo Heriyanto, Ph.D., Sp.P.A., Subsp. D.H.B.(K), Subsp. Kv.R.M.(K), sebagai salah satu narasumber. Ia membawakan topik “Molecular Diagnosis of Non Small Cell Lung Cancer: Current Routine Practice and Emerging Targets” yang menyoroti perkembangan terkini diagnosis molekuler kanker paru, mulai dari praktik rutin hingga target-target baru yang berpotensi meningkatkan ketepatan diagnosis dan terapi. Paparan ini menegaskan pentingnya integrasi antara pemeriksaan histopatologi konvensional dan pendekatan molekuler dalam mendukung pengobatan presisi pada pasien kanker paru.

Partisipasi Departemen Patologi Anatomik FK-KMK UGM juga tercermin melalui capaian prestasi akademik dosen dan mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Patologi Anatomik. Pada kategori presentasi poster ilmiah, mahasiswa PPDS Patologi Anatomik FK-KMK UGM berhasil meraih dua penghargaan. Juara pertama diraih oleh dr. Lela Mantili melalui poster berjudul “Triple-positive Lung Adenocarcinoma: Coexistance of EGFR Exon 19 Deletion, High PD-L1 Expression, and ALK Rearrangement Indicator of Poor Prognosis in a Single Patient: a Rare Case Report” yang mengangkat kasus langka dengan kompleksitas molekuler tinggi. Sementara itu, juara kedua diraih oleh dr. Raymond Sitanaja dengan poster berjudul “Composite Lymphoma with Dual Components: Extranodal Marginal Zone Lymphoma and Classic Hodgkin Lymphoma” yang menyoroti tantangan diagnostik pada kasus limfoma dengan komponen ganda.

Keikutsertaan dan prestasi ini menunjukkan peran aktif sivitas akademika FK-KMK UGM dalam forum ilmiah regional sebagai wahana diseminasi pengetahuan, peningkatan kapasitas akademik, serta penguatan budaya riset berbasis kasus dan bukti ilmiah. Forum PIR menjadi ruang strategis bagi dosen dan peserta didik untuk mengasah kemampuan akademik sekaligus memperluas perspektif keilmuan di bidang patologi anatomik.

Dalam konteks Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs, kegiatan ini mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan kapasitas diagnosis penyakit yang berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, serta SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan mendorong pendidikan spesialis berbasis riset, forum ilmiah, dan prestasi akademik yang berkelanjutan bagi tenaga kesehatan masa depan. (Kontributor: Risa).