FK-KMK UGM. Departemen Dermatologi dan Venereologi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada berpartisipasi dalam Indonesian Anti-Aging Conference 7.0 sebagai wujud kontribusi akademik dalam pengembangan ilmu dermatologi dan estetika medis. Kegiatan ilmiah nasional ini diselenggarakan pada Jumat–Minggu, 6–8 Februari 2026, bertempat di Grand Mercure Adisutcipto Hotel Yogyakarta, dan menghadirkan para akademisi, klinisi, serta praktisi di bidang anti-aging dari berbagai institusi di Indonesia. Dalam forum tersebut, dr. Sri Awalia Febriana, M.Kes, Sp.D.V.E, Subsp.D.A.I, Ph.D hadir sebagai pembicara dengan membawakan topik Autoimmune Diseases Contributing to Premature Facial Skin Aging.
Indonesian Anti-Aging Conference 7.0 menjadi ruang pertukaran ilmu dan pembaruan pengetahuan terkait perkembangan terkini di bidang anti-aging dan estetika medis. Dalam paparannya, dr. Awalia mengulas secara komprehensif peran penyakit autoimun dalam mempercepat proses penuaan dini kulit wajah. Ia menjelaskan mekanisme imunologis yang mendasari terjadinya inflamasi kronis, perubahan struktur dermal, serta dampaknya terhadap elastisitas dan integritas kulit. Selain itu, dipaparkan pula manifestasi klinis yang sering ditemui serta implikasi diagnostik dan terapeutik dalam praktik dermatologi dan estetika.
Materi yang disampaikan menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam memahami keterkaitan antara penyakit sistemik dan kesehatan kulit. Penyakit autoimun tidak hanya berdampak pada organ target utama, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi kulit secara signifikan. Oleh karena itu, tata laksana yang tepat memerlukan integrasi antara pemahaman patofisiologi, evaluasi klinis menyeluruh, serta pemilihan terapi berbasis bukti ilmiah.
Partisipasi staf Departemen Dermatologi dan Venereologi FK-KMK UGM dalam forum ini mencerminkan komitmen institusi dalam pengembangan keilmuan dan peningkatan kompetensi tenaga medis secara berkelanjutan. Keterlibatan aktif sebagai pembicara nasional memperkuat posisi FK-KMK UGM sebagai pusat rujukan akademik di bidang dermatologi dan venereologi.
Kegiatan ini mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyebarluasan ilmu berbasis bukti dan peningkatan kapasitas akademik tenaga medis melalui forum ilmiah nasional, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan kulit dan estetika melalui pemahaman komprehensif terhadap penyakit autoimun dan implikasinya terhadap kesehatan masyarakat. (Kontributor: Nur Aida Oktasari, Wega Wisesa Setiabudi, Widya Khairunnisa Sarkowi).




