FK-KMK UGM. Departemen Dermatologi dan Venereologi menyelenggarakan partisipasi akademik dalam Instagram Live Road to PIT XXI PERDOSKI Yogyakarta 2026 melalui keterlibatan dr. Flandiana Yogianti, Ph.D., Sp.D.V.E., Subsp.D.K.E., sebagai narasumber. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui platform Instagram tersebut dilaksanakan pada Jumat, 12 Juni 2026, dengan mengangkat topik “Laser Playbook: Pick the Right Beam Like a Pro” bersama Dr. dr. Dhelya Widasmara, Sp.D.V.E., Subsp.D.T., M.M.R.S., FINSDV, FAADV, serta dipandu oleh dr. Nabila Kirtti Pradipta, M.Med.Sc., Sp.D.V.E. sebagai host.
Pembahasan dalam Instagram Live tersebut berfokus pada pemilihan teknologi laser dalam praktik dermatologi, venereologi, dan estetika. Teknologi laser memiliki beragam karakteristik dan penggunaan, sehingga pemilihannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan klinis serta tujuan terapi. Melalui sesi yang berlangsung secara interaktif, para narasumber membahas prinsip dasar dalam menentukan jenis laser yang tepat berdasarkan indikasi klinis, karakteristik pasien, dan target terapi yang ingin dicapai.
Melalui topik “Laser Playbook: Pick the Right Beam Like a Pro”, diskusi diarahkan untuk memberikan gambaran mengenai bagaimana tenaga kesehatan dapat mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menentukan teknologi laser yang digunakan. Pemaparan para narasumber juga menjadi ruang untuk membagikan pengalaman klinis serta perkembangan pemanfaatan teknologi laser dalam pelayanan kesehatan kulit.
Format Instagram Live memberikan ruang bagi penyampaian materi ilmiah dengan pendekatan yang lebih terbuka dan mudah diakses. Interaksi melalui media digital juga memungkinkan informasi mengenai perkembangan ilmu dan teknologi di bidang dermatologi dan venereologi menjangkau audiens yang lebih luas.
Kegiatan ini selaras dengan SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan pengetahuan untuk mendukung pelayanan kesehatan kulit yang tepat dan aman. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui penyebarluasan pengetahuan ilmiah dan penguatan pendidikan berkelanjutan di bidang kesehatan. (Kontributor: Anggit Mora Cita Harahap, Nur Aida Oktasari, Wega Wisesa Setiabudi).




