FK-KMK UGM. Staf Departemen Dermatologi dan Venereologi turut berkontribusi dalam pengembangan ilmu dermatologi estetik melalui partisipasi dr. Flandiana Yogianti, Ph.D., Sp.D.V.E., Subsp.D.K.E. sebagai narasumber dalam Simposium Integrated Dermatology Aesthetic and Surgery (IDEAS). Kegiatan yang diselenggarakan pada Jumat, 26 Juni 2026, di Hotel Grand Mercure Solo Baru. Dalam kesempatan ini, dr. Flandiana menyampaikan materi berjudul “Rejuvenating from Within: The Role of Skin Boosters in Skin Aging”.
Materi yang disampaikan membahas pemanfaatan skin booster sebagai salah satu pendekatan dalam penatalaksanaan penuaan kulit. Pembahasan mencakup konsep dasar penuaan kulit, mekanisme kerja skin booster, serta bukti ilmiah yang mendasari penggunaannya dalam praktik dermatologi estetik. Pemahaman terhadap aspek-aspek tersebut diperlukan agar tenaga kesehatan dapat menilai pilihan terapi secara tepat sesuai dengan kebutuhan dan kondisi pasien.
Selain membahas mekanisme kerja, dr. Flandiana juga menguraikan aspek klinis yang perlu diperhatikan dalam penggunaan skin booster, mulai dari indikasi hingga pemilihan pasien. Aspek keamanan turut menjadi bagian penting dalam pembahasan, mengingat setiap tindakan medis perlu mempertimbangkan manfaat, risiko, dan kesesuaian prosedur dengan kondisi individu.
Penerapan evidence-based medicine atau kedokteran berbasis bukti menjadi salah satu prinsip yang ditekankan dalam materi tersebut. Dalam bidang dermatologi estetik, perkembangan teknologi dan metode perawatan perlu diikuti dengan penilaian kritis terhadap bukti ilmiah yang tersedia. Dengan demikian, pemilihan tindakan tidak hanya didasarkan pada perkembangan tren, tetapi juga mempertimbangkan landasan ilmiah, keamanan, serta kebutuhan pasien.
Kegiatan ini selaras dengan SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan pengetahuan untuk mendukung pelayanan kesehatan yang aman dan berbasis bukti. Kegiatan ini sesuai dengan SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui pertukaran ilmu dan pembelajaran berkelanjutan bagi tenaga kesehatan. (Kontributor: Anggit Mora Cita Harahap, Nur Aida Oktasari, Wega Wisesa Setiabudi).




