FK-KMK UGM Bahas Tata Laksana Dermatitis Atopik Berbasis Bukti dalam Webinar Internasional

FK-KMK UGM. Departemen Dermatologi dan Venereologi turut berkontribusi dalam forum ilmiah internasional melalui keterlibatan Prof. Dr. med. dr. Retno Danarti, Sp.D.V.E., Subsp.D.A. sebagai narasumber dan dr. Tuntas Rayinda, M.Sc., Sp.D.V.E., Ph.D. sebagai moderator dalam webinar Evidence-Based Strategies for Allergy Prevention and Management: Pediatric and Dermatologic Perspectives on Colloidal Oatmeal. Kegiatan yang diselenggarakan pada Sabtu, 13 Juni 2026.

Dalam forum tersebut, Prof. Retno Danarti menyampaikan materi berjudul “Managing Atopic Dermatitis and Dry Skin Conditions: Practical Applications of Colloidal Oatmeal & Ceramide”. Materi membahas pemanfaatan colloidal oatmeal dan ceramide dalam penatalaksanaan dermatitis atopik serta berbagai kondisi kulit kering dengan mengacu pada bukti ilmiah terkini.

Melalui materi yang disampaikan, peserta memperoleh pemahaman mengenai penerapan colloidal oatmeal dan ceramide dalam mendukung perawatan pasien dengan dermatitis atopik maupun kondisi kulit kering. Pembahasan juga menempatkan penggunaan kedua bahan tersebut dalam kerangka kedokteran berbasis bukti, sehingga keputusan terapi dapat mempertimbangkan manfaat, keamanan, serta kebutuhan pasien.

Webinar membahas terkait dermatologi dan kesehatan anak dalam pencegahan serta pengelolaan penyakit alergi. Pertukaran pengetahuan dalam forum ilmiah semacam ini menjadi kesempatan bagi tenaga kesehatan untuk memperbarui pemahaman terhadap perkembangan pendekatan klinis sekaligus melihat penerapan bukti ilmiah dalam pelayanan pasien.

Keterlibatan Prof. Retno Danarti sebagai narasumber dan dr. Tuntas Rayinda sebagai moderator juga menunjukkan peran staf Departemen Dermatologi dan Venereologi FK-KMK UGM dalam forum akademik yang membahas isu kesehatan kulit dan alergi. Peran tersebut menjadi bagian dari kontribusi akademik dalam menyebarluaskan pengetahuan serta mendorong penggunaan pendekatan berbasis bukti dalam praktik kedokteran.

Kegiatan ini selaras dengan SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan pengetahuan untuk mendukung pelayanan kesehatan kulit dan alergi yang berbasis bukti. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pertukaran pengetahuan dan kolaborasi dalam komunitas ilmiah kesehatan. (Kontributor: Anggit Mora Cita Harahap, Nur Aida Oktasari, Wega Wisesa Setiabudi).