FK-KMK UGM. Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) bersama Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan NGOPI (Ngobrol Produktif dan Inspiratif) Bareng Seri 2 pada Selasa (10/9/2025). Acara ini berlangsung di Gedung Litbang FK-KMK UGM dengan topik utama penyusunan modul dan kurikulum di bidang kesehatan.
Kegiatan menghadirkan narasumber dr. Tridjoko Hadianto, DTM & H., M.Kes., selaku Koordinator Pengembangan Pendidikan dan Perlengkapan Departemen Parasitologi FK-KMK UGM sekaligus Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Alma Ata Yogyakarta. Dalam pemaparannya, Tridjoko menekankan bahwa kurikulum merupakan seperangkat rencana dan peraturan yang mencakup tujuan pembelajaran, konten, metode pengajaran, serta sistem penilaian. Kurikulum tidak hanya menjadi pedoman penyelenggaraan pendidikan, tetapi juga sarana untuk memastikan pencapaian standar kompetensi mahasiswa.
Selain itu, modul dipaparkan sebagai unit kecil dari kurikulum yang berisi materi, kegiatan, serta penilaian yang terstruktur. Modul dirancang untuk mempermudah pencapaian tujuan pembelajaran, dilengkapi dengan panduan bagi pengajar, serta disusun secara sistematis mulai dari tujuan pembelajaran, materi inti, hingga rencana tindak lanjut. Kehadiran materi berbasis video juga disarankan agar konsep-konsep yang sulit dapat lebih mudah dipahami.
Dalam sesi diskusi, Tridjoko memberikan catatan penting bagi para pengelola pembelajaran. Penentuan judul modul sebaiknya dilakukan di akhir penyusunan agar lebih sesuai dengan isi keseluruhan. Selain itu, topik modul perlu relevan dengan sasaran yang dituju dan bisa diuji coba melalui simulasi sebelum diimplementasikan secara luas. Aspek komunikasi dua arah melalui fitur umpan balik peserta juga ditekankan, termasuk integrasi dengan platform sederhana seperti WhatsApp untuk memudahkan interaksi. Tidak kalah penting, proses maintaining setelah modul selesai dikembangkan perlu menjadi perhatian agar pembelajaran dapat terus beradaptasi dengan kebutuhan.
Melalui kegiatan NGOPI Bareng Seri 2 ini, PKMK dan Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan FK-KMK UGM menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap tantangan. Kegiatan ini juga sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan mendorong pengembangan kurikulum yang terstruktur dan relevan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera dengan memastikan pendidikan kedokteran mendukung layanan kesehatan yang optimal, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi lintas institusi dalam pengembangan modul dan kurikulum. (Kontributor: Firda Alya).




