FK-KMK UGM. Departemen Farmakologi dan Terapi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) bersama pimpinan fakultas, ketua departemen, dan ketua program studi menyelenggarakan Rapat Kerja Tahunan untuk mengevaluasi capaian kinerja serta merumuskan rencana kerja dan program prioritas ke depan. Rapat kerja dilaksanakan pada 23–25 Januari 2026 di Semarang.
Fokus utama diskusi mencakup penguatan mutu pendidikan, peningkatan produktivitas riset dan publikasi ilmiah, serta optimalisasi pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, aspek tata kelola kelembagaan juga menjadi perhatian penting guna memastikan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan institusi pendidikan tinggi.
Kehadiran dosen Departemen Farmakologi dan Terapi ini merupakan komitmen aktif departemen dalam mendukung pengembangan fakultas. Partisipasi tersebut tidak hanya sebatas kehadiran, tetapi juga kontribusi nyata dalam proses perumusan program kerja yang selaras dengan visi besar FK-KMK UGM sebagai institusi pendidikan kedokteran yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing global. Melalui keterlibatan ini, departemen diharapkan mampu mengintegrasikan rencana kerja internal dengan arah strategis fakultas secara menyeluruh.
Diskusi yang berlangsung selama tiga hari tersebut juga mendorong terbangunnya sinergi lintas departemen dan program studi. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompleks, termasuk kebutuhan akan inovasi pembelajaran, penguatan jejaring riset, serta peningkatan relevansi program pengabdian kepada masyarakat. Dengan pendekatan kolaboratif, setiap unit di lingkungan FK-KMK UGM dapat berkontribusi secara optimal dalam mencapai target institusi.
Setelah rangkaian kegiatan berakhir pada 25 Januari 2026, para peserta kembali ke unit kerja masing-masing dengan membawa semangat baru serta rencana tindak lanjut yang konkret. Hasil rapat kerja ini diharapkan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dalam bentuk program dan kebijakan yang berdampak nyata bagi pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan sistem pembelajaran, peningkatan kapasitas dosen, serta pengembangan kurikulum yang relevan dan inovatif, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi lintas departemen dan sinergi kelembagaan yang dibangun dalam forum rapat kerja, guna mendukung pencapaian tujuan pendidikan tinggi yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. (Kontributor: Sudi Indra Jaya).




