FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Campus Tour Klaster Kesehatan dan Kedokteran bagi 259 siswa dan 15 guru pendamping dari SMA Al Azhar 4 Kemang Pratama Bekasi untuk memperkenalkan lingkungan akademik, fasilitas pendidikan, serta kehidupan perguruan tinggi di bidang kesehatan dan kedokteran. Kegiatan edukatif tersebut berlangsung pada 28–29 Juli 2026.
Salah satu tujuan kunjungan yang menarik perhatian peserta adalah Museum Bio-Paleoantropologi UGM. Museum ini menghadirkan berbagai koleksi ilmiah yang merekam perjalanan panjang evolusi manusia serta perkembangan penelitian paleoantropologi di Indonesia. Para siswa diperkenalkan dengan warisan penelitian Prof. Teuku Jacob, salah satu tokoh penting dalam perkembangan paleoantropologi Indonesia yang memiliki kontribusi dalam penelitian manusia purba.
Melalui koleksi fosil manusia purba, replika tengkorak, artefak, dan dokumentasi penelitian, peserta memperoleh kesempatan untuk melihat secara langsung berbagai bukti ilmiah yang selama ini lebih banyak mereka temui melalui buku pelajaran maupun media digital. Koleksi tersebut menjadi media pembelajaran untuk memahami bagaimana para ilmuwan merekonstruksi perjalanan evolusi manusia berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan melalui proses penelitian.
Peserta menunjukkan rasa ingin tahu terhadap proses evolusi manusia, sejarah penemuan fosil di Indonesia, hingga metode yang digunakan untuk mengidentifikasi dan merekonstruksi kehidupan manusia purba berdasarkan temuan tulang dan artefak. Interaksi tersebut memperlihatkan bahwa pembelajaran langsung di ruang museum dapat menjadi pengalaman yang lebih kontekstual sekaligus mendorong siswa untuk berpikir kritis.
Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan ke Museum Anatomi FK-KMK UGM. Di lokasi ini, peserta diperkenalkan dengan struktur tubuh manusia, fungsi organ, serta pentingnya ilmu anatomi sebagai salah satu fondasi utama pendidikan kedokteran. Kunjungan tersebut memberikan gambaran kepada siswa mengenai keterkaitan antara ilmu dasar, pendidikan kedokteran, penelitian, dan pelayanan kesehatan.
Kegiatan ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengenalan ilmu kesehatan dan anatomi kepada generasi muda. SDG 4 Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui pengalaman belajar berbasis sains dan lingkungan akademik. SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur didukung melalui pemanfaatan fasilitas pendidikan, museum, dan penelitian sebagai sarana pembelajaran. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan tercermin melalui kolaborasi antara FK-KMK UGM dan institusi pendidikan dalam memperluas akses terhadap pengalaman pendidikan berkualitas. (Kontributor: Ilham Novitasari).




