FK-KMK UGM. Dua dosem Departemen Anatomi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM menerima gelar Pakar Anatomi Kedokteran (Konsultan) atau PAK(K) dalam kegiatan Pertemuan Ilmiah Nasional (PIN) dan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Perkumpulan Ahli Anatomi Indonesia (PAAI) yang berlangsung di Solo pada Jumat, 3 Oktober 2025.
Gelar PAK(K) merupakan bentuk pengakuan tertinggi bagi individu yang dinilai memiliki kompetensi mendalam, rekam jejak penelitian yang kuat, serta dedikasi dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengabdian masyarakat. Para penerima gelar ini dianggap telah memberikan kontribusi signifikan dalam memajukan ilmu anatomi, baik melalui inovasi pendidikan, publikasi ilmiah, maupun pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat. Tidak hanya mengukuhkan posisi mereka sebagai pakar, gelar ini sekaligus mempertegas kapasitas Departemen Anatomi FK-KMK UGM sebagai salah satu pusat keilmuan anatomi di Indonesia.
Dalam sambutan resminya, ketua PAAI menyampaikan bahwa gelar PAK(K) diberikan sebagai bentuk apresiasi organisasi terhadap profesionalisme dan komitmen para ahli anatomi yang terus berupaya menjaga mutu pendidikan kedokteran. Ia menegaskan bahwa peran pakar anatomi sangat penting dalam mempersiapkan generasi dokter yang kompeten, kritis, dan memahami dasar ilmu kedokteran dengan baik. PAAI berharap penghargaan ini dapat memotivasi para ahli anatomi untuk terus mengembangkan kolaborasi, memperluas penelitian, serta meningkatkan kontribusi pada pengembangan pendidikan kedokteran di Indonesia.
Kegiatan PIN dan RAKERNAS PAAI 2025 sendiri menghadirkan diskusi ilmiah, pemaparan hasil riset, serta forum jejaring akademik yang diikuti oleh berbagai fakultas kedokteran. Forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat pertukaran pengetahuan dan mendorong inovasi dalam bidang anatomi kedokteran. FK-KMK UGM, melalui keterlibatan kedua dosennya, kembali menunjukkan komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan anatomi sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals, terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Penghargaan dua dosen FK-KMK UGM meraih gelar Pakar Anatomi Kedokteran menandai capaian penting bagi institusi dalam ranah pendidikan kedokteran Indonesia. Pengakuan ini tidak hanya menunjukkan kualitas sumber daya akademik di Departemen Anatomi, tetapi juga memperkuat posisi UGM sebagai institusi yang terus berkontribusi dalam memajukan ilmu kedokteran melalui pendidikan, penelitian, serta jejaring profesional tingkat nasional. (Kontributor: Yusuf Choirul).



