FK-KMK UGM. Dosen Keperawatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa Pelatihan dan Praktik Lapangan Terapi Sujok yang ditujukan bagi kader kesehatan dari berbagai puskesmas di DIY. Pelatihan Terapi Sujok untuk kader kesehatan ini dimulai dari tanggal 07 September – 05 Oktober 2025. Kegiatan ini dilakukan secara daring, sementara untuk praktik lapangan dilaksanakan secara luring.
Pelatihan ini melibatkan 8 kader dari Puskesmas Kotagede, 15 kader dari Puskesmas Sewon 1 Bantul, 1 kader dari Puskesmas Gamping 2, serta 9 kader dari Puskesmas Jetis 2 Bantul. Praktik lapangan dilaksanakan setelah kader mendapatkan semua materi terapi Sujok untuk umum yang dilaksanakan secara daring.
Praktik lapangan dilaksanakan di masing-masing wilayah kader yang terlibat. Jumlah pasien yang diberikan terapi oleh kader cukup banyak, dimana terdapat 74 pasien dari wilayah Puskesmas Sewon 1 Bantul, 30 pasien dari Wilayah Puskesmas Kotagede, serta 16 pasien dari wilayah Puskesmas Jetis 2, Bantul. Pasien datang dengan berbagai keluhan fisik, seperti nyeri lutut, nyeri tulang belakang, pusing, nyeri bahu, serta gangguan pada lambung.
Terapi Sujok diperkenalkan sebagai metode komplementer yang sederhana, non-invasif, dan mudah untuk diaplikasikan. Dengan stimulasi titik-titik tertentu pada tangan (Su) dan kaki (Jok) yang ditemukan oleh Prof. Park Jae Woo sejak 1987, terapi ini diharapkan mampu mengurangi keluhan fisik serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Menariknya, setelah menjalani praktik lapangan, para kader menyampaikan rasa puas dan senang atas kesempatan yang diberikan. Mereka mengaku gembira karena bisa memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi keluhan pasien melalui teknik sederhana ini. Harapan para kader, terapi Sujok dapat terus dipraktikkan secara berkelanjutan dalam setiap kegiatan kesehatan di masyarakat.
Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan hibah pengabdian masyarakat dari PSIK FK-KMK UGM yang diketuai oleh Dwi Harjanto, SKp, MSc, Purwanta, SKp., M.Kes dan Prof. Intansari Nurjannah, SKp., MNSc., PhD serta tim hibah lainnya Adapun Alumni yang terlibat dalam kegiatan ini yaitu Reni Tri Astuti, S.Kep.,Ns., M.N.Sc, yang membantu dalam pendampingan di lapangan, ditambah dengan mahasiswa S1 dan S2 Keperawatan yang berpartisipasi aktif dalam mendukung kelancaran kegiatan serta 3 tenaga kependidikan dari PSIK FK-KMK UGM. Kolaborasi lintas peran ini menjadikan kegiatan semakin kaya akan pengalaman dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Selain meningkatkan kapasitas kader kesehatan, kegiatan ini juga berkontribusi pada pencapaian SDGs melalui pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan, kegiatan mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, memperkenalkan inovasi sederhana dan aplikatif dalam layanan kesehatan yang relevan dengan SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta memperkuat jejaring dan kolaborasi lintas sektor antara akademisi, alumni, mahasiswa, dan masyarakat sebagaimana tercermin dalam SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Kegiatan pengabdian ini menjadi wujud nyata komitmen Dosen Keperawatan FK-KMK UGM dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat, dengan menghadirkan solusi kesehatan yang aplikatif, berkelanjutan, dan berpihak pada kebutuhan komunitas. (Kontributor: Dwi Harjanto).



