FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) berpartisipasi dalam International Young Talents Exchange Program sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring akademik dan kolaborasi riset internasional di bidang kesehatan dan biomedik. Kegiatan ini berlangsung pada 9–12 Maret 2026 di Shanghai, Tiongkok, dengan melibatkan delapan peserta terpilih yang berasal dari Vietnam dan Indonesia, termasuk dua dosen FK-KMK UGM.
Perwakilan dari FK-KMK UGM dalam program ini adalah Nur Aziz dari Departemen Histologi dan Biologi Sel serta Moh. Hendra Setya Lesmana dari Departemen Keperawatan Jiwa dan Komunitas. Keduanya bergabung bersama peserta lain dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan delegasi Vietnam dalam rangkaian kegiatan yang dirancang untuk memperkuat kolaborasi riset lintas negara. Keterlibatan ini menunjukkan komitmen FK-KMK UGM dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan berbasis kolaborasi global serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat internasional.
Selama empat hari pelaksanaan program, peserta mengikuti berbagai kegiatan visitasi ke pusat-pusat unggulan riset dan teknologi di Shanghai. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Single Cell Omics Center di Shanghai Jiao Tong University, di mana peserta mempelajari perkembangan analisis sel tunggal yang menjadi fondasi penting dalam riset biomedik modern. Selain itu, kunjungan ke Shanghai Biobank dan perusahaan Origincell memberikan wawasan mengenai pengelolaan data biologis skala besar serta pengembangan teknologi berbasis biobank yang mendukung riset kesehatan presisi.
Kegiatan juga mencakup kunjungan ke Shanghai Pulmonary Hospital yang menjadi salah satu pusat rujukan dalam penanganan penyakit paru. Dalam kesempatan ini, peserta memperoleh pemahaman mendalam mengenai sistem pelayanan kesehatan, fasilitas rumah sakit, serta integrasi antara layanan klinis dan penelitian. Diskusi yang dilakukan bersama para peneliti dan praktisi di lokasi kunjungan turut membuka peluang kolaborasi riset yang lebih luas di masa mendatang.
Kegiatan ini selaras dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan riset biomedik dan pengembangan teknologi kesehatan yang mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan peningkatan kapasitas akademisi melalui pembelajaran dan pertukaran pengetahuan di tingkat internasional, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi lintas negara antara Indonesia, Vietnam, dan Tiongkok dalam mendorong inovasi dan pengembangan riset kesehatan global. (Kontributor: Nur Aziz).




