FK-KMK UGM. Departemen Dermatologi dan Venereologi menorehkan prestasi pada ajang PIT XXI PERDOSKI Yogyakarta 2026 melalui dr. Alessandro Alfieri, M.Med.Sc., Sp.D.V.E., yang meraih Juara 2 Lomba Presentasi Oral Laporan Kasus Kategori Sp.DVE. Pencapaian tersebut diraih dalam forum ilmiah yang mempertemukan para profesional di bidang Dermatologi, Venereologi, dan Estetika untuk mempresentasikan serta mendiskusikan berbagai karya ilmiah.
Lomba presentasi tersebut berlangsung pada Sabtu, 8 Agustus 2026, di Marriott Hotel Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut, dr. Alessandro Alfieri mempresentasikan laporan kasus di hadapan peserta dan profesional yang mengikuti rangkaian PIT XXI PERDOSKI Yogyakarta 2026. Kompetisi ini menjadi salah satu ruang bagi peserta untuk menyampaikan pengalaman klinis dan hasil kajian secara sistematis.
Presentasi laporan kasus memiliki peran penting dalam forum ilmiah kedokteran karena menjadi sarana untuk membagikan pengalaman klinis yang memiliki nilai pembelajaran. Melalui penyampaian yang terstruktur, sebuah kasus dapat dibahas dari berbagai sudut pandang, mulai dari proses pengenalan kondisi, pertimbangan klinis, hingga pembelajaran yang dapat diperoleh untuk mendukung praktik pelayanan kesehatan.
Dalam kompetisi tersebut, dr. Alessandro Alfieri mengomunikasikan laporan kasus dengan pendekatan yang berbasis keilmuan. Raihan Juara 2 menunjukkan kemampuan dalam menyusun dan menyampaikan materi ilmiah secara efektif di tengah forum yang melibatkan peserta dari bidang Dermatologi, Venereologi, dan Estetika.
Capaian ini tidak hanya menjadi penghargaan atas hasil presentasi, tetapi juga mencerminkan proses akademik yang melatarbelakanginya. Penyusunan laporan kasus membutuhkan ketelitian dalam mengolah informasi klinis, kemampuan mengidentifikasi pembelajaran dari suatu kasus, serta keterampilan menyampaikan informasi agar dapat dipahami oleh komunitas ilmiah.
Kegiatan ini selaras dengan SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengembangan dan penyebarluasan pengetahuan yang mendukung peningkatan kualitas kesehatan. Kegiatan ini sesuai dengan SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan inovasi dan pengembangan pengetahuan berbasis karya ilmiah. (Kontributor: Anggit Mora Cita Harahap, Nur Aida Oktasari, Wega Wisesa Setiabudi).




