FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menyelenggarakan puncak acara Health Research Innovation Expo (HRIE) pada Jum’at, 25 September 2025. Kegiatan tahunan yang berisi pameran dan kompetisi riset inovasi kesehatan ini diselenggarakan di beberapa sudut FK-KMK UGM, di antaranya Kompetisi Riset & Produk Inovasi di Auditorium FK-KMK UGM, Pameran Unit & Fasilitas Pendukung Penelitian dan Abdimas serta Presentasi Poster Hibah Penelitian dan Abdimas di Lobby Tahir Foundation Sayap Utara, dan Lomba Poster Presentasi Hibah Internal di sisi barat Taman Tahir Foundation. Bersamaan dengan rangkaian acara Pekan Raya Medika, HRIE 2026 diikuti oleh sivitas akademika FK-KMK UGM, serta mahasiswa dan pelajar SMA dari berbagai institusi.
Sebagai puncak rangkaian perlombaan, momentum presentasi final Kompetisi Riset & Produk Inovasi menjadi bagian penting dari acara ini. Peserta yang berhasil lolos ke tahap final berjumlah 5 tim dari kalangan mahasiswa dan 5 tim dari kalangan pelajar MA/SMA/SMK. Dari 10 tim yang melakukan presentasi, peserta yang berhasil memenangkan perlombaan adalah Tim Universitas Padjajaran dengan judul riset “Optimasi Eksperimental Dental Cement Berbasis White Portland Cement (WPC) Indonesia sebagai Material Pulp Capping Solusi Alternatif MTA” dan Tim MAN 1 Surakarta dengan judul riset “ASTA (Adaptive Sensory-feedback Telerehabilitation Arm): Lengan Bionik Modular Non-Invasif untuk Rehabilitasi Penyandang Amputasi di Indonesia”.
Dalam risetnya, Tim Universitas Padjajaran yang diketuai oleh Najwa Fatimatuzzahra mengembangkan riset inovasi berupa eksperimen pembuatan dental cement berbasis White Portland Cement (WPC) sebagai alternatif bahan MTA untuk material pulp capping. Riset ini berangkat dari kesadaran tim akan penyembuhan karies gigi, penyakit tidak menular paling umum di Indonesia yang mencapai prevalensi 82,8%. Menurut Najwa, penyakit karies gigi yang semakin dalam dan mendekati jaringan pulpa tidak cukup disembuhkan dengan bahan tambal biasa.
“Pada kondisi ini dapat dilakukan perawatan konservatif yang bertujuan untuk melindungi jaringan pulpa dan mendukung pembentukan dentin reparatif. Saat ini, MTA merupakan material capping gold standar dunia,” ujarnya.
Namun demikian, tim tersebut merasa bahwa MTA masih memiliki beberapa kekurangan, seperti waktu pengerasan yang lama dan harga yang relatif mahal. Oleh sebab itu, mereka mengembangkan inovasi dental cement dengan WPC. “WPC yang biasa kita kenal sebagai semen bangunan ternyata memiliki sifat psikokimia yang mirip dengan MTA,” kata Najwa.
Sementara itu, Tim Man 1 Surakarta mencoba mengembangkan lengan bionik modular invasif bernama ASTA dalam risetnya. Status pelajar tak menghalangi ide dan inovasi yang mereka upayakan. Riset ASTA berangkat dari kesadaran bahwa teknologi rehabilitasi bagi penyandang disabilitas masih belum terjangkau oleh orang yang membutuhkan. Setelah melakukan wawancara dari beberapa penyandang disabilitas di Indonesia, mereka mendapati bahwa teknologi amputasi masih terkendala biaya, akses layanan, dan perbedaan kebutuhan.
“Dari 146.000 penyandang disabilitas di Indonesia, kita hanya mendapatkan 2% orang yang yang sudah mendapatkan fasilitas prosertik. Sehingga kami ingin mengembangkan celah tersebut melalui ASTA, lengan bionik modular non-invasif,” ujar salah seorang perwakilan tim.
“Selamat untuk adik-adik semua tim, luar biasa inovasinya,” ujar drg. Fara Silvia Yuliani, M.Sc., Ph.D., Dosen Departemen Farmakologi dan Terapi FK-KMK UGM, selaku dewan juri Kompetisi Riset & Inovasi HRIE 2026. Atas inovasi yang telah dikembangkan, dewan juri yang mewakili FK-KMK UGM memberikan apresiasi penuh kepada Tim Universitas Padjajaran dan Tim MAN 1 Surakarta sebagai pemenang lomba. Apresiasi ini merupakan bagian dari komitmen FK-KMK UGM dalam mewujudkan ruang pengembangan riset dan inovasi bagi pelajar dan mahasiswa, sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera dan SDG 4: Pendidikan Berkualitas. (Reporter: Aghits Azka).



