FK-KMK UGM Soroti Pentingnya Literasi Finansial bagi Kesehatan Mental dalam Pekan Raya Medika 2026

FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan diskusi bertajuk “Sehat Mental, Sehat Finansial” sebagai rangkaian acara Pekan Raya Medika pada Jumat, 25 September 2026. Acara yang diselenggarakan di Taman Tahir Foundation FK-KMK UGM ini mengundang dr. Kornelius Dandung Bawono, M.Sc., Sp.A, CFP selaku Pakar Financial Planning dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak sebagai narasumber, dengan panduan dr. Imam Khoirul Fajri, MM selaku Doctorpreneur dari Program Studi Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer sebagai moderator. Dalam diskusi ini, sivitas akademika FK-KMK UGM dan pengunjung Pekan Raya Medika 2026 turut hadir menyimak.

Di awal diskusi, dr. Kornelius memaparkan urgensi pengelolaan finansial yang baik bagi kesehatan mental. Hal ini berangkat dari pengamatannya bahwa kondisi ekonomi saat ini telah membuat kesehatan mental menjadi masalah yang perlu diperhatikan. Menurut dr. Kornelius, gangguan keuangan dapat menyebabkan kecemasan terhadap finansial yang mempengaruhi pikiran dan menyebabkan depresi. Tak hanya itu, dr.Kornelius mengatakan bahwa kecemasan tersebut juga dapat mengganggu pola makan, pola tidur, dan aktivitas sehari-hari lainnya.

“Uang bukan segalanya, tapi nek kurang uang, kita juga akhirnya menjadi stres, ketakutan, pesimis, dan  depresi,” tuturnya.

Menambahi dr. Kornelius, dr. Imam mengatakan bahwa persoalan finansial yang berlebihan dapat memberikan dampak kronis berupa psikosomatis. Menurutnya, tekanan finansial dapat membuat pikiran bawah sadar menjadi pikiran tidak sadar. “Artinya kan ketika itu sudah muncul berarti kita harus aware terhadap finansial,” ujar dr. Imam.

Melalui persoalan tersebut, dr. Kornelius merasa bahwa pengelolaan dan pencatatan keuangan perlu dilakukan dengan baik. Tujuannya agar uang yang dimiliki dapat dimanfaatkan dengan baik pada masa sekarang ataupun masa depan. “Anda harus lebih strict rerhadap keuangan Anda sebelum sampai ke level sakit mental,” cakapnya.

Tips utama pengelolaan uang dari dr. Kornelius adalah manajemen keuangan. “Money management itu adalah hal fundamental dalam perencanaan keuangan” ujarnya. dr. Kornelius membagi tips manajemen keuangan menjadi tiga dalam “BCE”, yaitu Budgeting, Catat, dan Evaluasi. Menurutnya, Budgeting dapat dilakukan dengan merencanakan alokasi pengeluaran setiap bulan. Kemudian, Catat dapat dilakukan dengan mencatat pengeluaran setiap hari yang bisa dilakukan melalui aplikasi Money Plus atau buku keuangan manual. Sementara itu, Evaluasi dapat dilakukan setiap minggu untuk melihat kesesuaian pengeluaran dengan batas pengeluaran bulanan.

Selain memberikan tips mitigasi, dr. Kornelius juga membagikan tips apabila seseorang sudah mengalami masalah kesehatan mental akibat ketidakstabilan finansial. Ia menyarankan untuk segera meminta bantuan profesional seperti psikolog atau psikiater. “Butuh psikolog bukan berarti gila, tapi ini adalah bagian dari ikhtiar untuk tetap menyehatkan mental,” kata dr. Kornelius. Sebab, menurutnya, angka bunuh diri akibat tekanan finansial telah mencapai 10% jumlah penduduk Indonesia sehingga tidak boleh diremehkan.

Diskusi ini menegaskan komitmen FK-KMK UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui edukasi pentingnya menjaga kesehatan mental, serta SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dengan meningkatkan literasi finansial. (Reporter: Aghits Azka).