FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) berupa Workshop “Tanggap Jiwa, Selamatkan Sesama” yang berfokus pada pelatihan pertolongan pertama kesehatan mental bagi ustadzah Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Abi-Ummi, Ampel, Boyolali. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 8 Juli 2026, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pendidik pesantren dalam mengenali dan memberikan dukungan awal terhadap permasalahan kesehatan mental remaja. Program ini melibatkan kolaborasi lintas keilmuan dari Departemen Pendidikan Kedokteran dan Bioetika (DPKB), Departemen Obstetri dan Ginekologi (Obsgyn), serta Health Behavior, Environment, and Social Medicine (HBES) FK-KMK UGM.
Kegiatan dipandu oleh tim dosen FK-KMK UGM yang terdiri atas dr. Siti Rokhmah Projosasmito, MEd(L,P&C), FFRI, Dr. dr. Savitri Shitarukmi, MHPE, dr. Hikmawati Nurohmanti, MSc(inHPE), Sp.KKLP, FFRI, dan dr. Wika Hartanti, MIH. Para narasumber menyampaikan berbagai materi yang membekali peserta dengan pemahaman mengenai konsep dasar kesehatan mental, pentingnya deteksi dini terhadap tanda-tanda gangguan psikologis, serta langkah-langkah awal dalam memberikan pertolongan pertama kesehatan mental secara aman, tepat, dan sesuai dengan kapasitas pendamping.
Selain memperkuat aspek pengetahuan, workshop juga menekankan pentingnya pengembangan keterampilan komunikasi yang empatik dan suportif. Para peserta diajak memahami bagaimana membangun hubungan yang penuh kepercayaan dengan remaja, memberikan dukungan emosional secara tepat, serta mengetahui batasan kapan seseorang perlu dirujuk kepada tenaga profesional. Pendekatan ini diharapkan mampu membantu ustadzah menjadi pendamping yang lebih peka terhadap kondisi psikologis santri tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan kerahasiaan individu.
Kegiatan ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan literasi dan kapasitas masyarakat dalam menjaga kesehatan mental remaja, SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan edukasi berbasis ilmu pengetahuan bagi ustadzah dan musyrifah, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara Departemen Pendidikan Kedokteran dan Bioetika, Departemen Obstetri dan Ginekologi, HBES FK-KMK UGM, dan PPTQ Abi-Ummi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, inklusif, dan berdaya. (Kontributor: Annisa Nurul Huda).




