FK-KMK UGM Selenggarakan TABLET Part 1 untuk Perkuat Pemahaman Biosafety Mahasiswa Kedokteran

FK-KMK UGM. Departemen Farmakologi dan Terapi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk Training in Animal Care, Biosafety, Laboratory Ethics & Techniques (TABLET) Part 1: Staying Safe in the Laboratory sebagai upaya membekali mahasiswa program sarjana (S1) Program Studi Pendidikan Dokter dengan pemahaman dasar terkait keselamatan kerja dan etika laboratorium. Kegiatan ini ditujukan sebagai bekal awal bagi mahasiswa sebelum menjalani berbagai aktivitas pembelajaran dan penelitian berbasis laboratorium selama masa studi.

Pelaksanaan TABLET Part 1 dirancang untuk memperkenalkan mahasiswa pada prinsip-prinsip keselamatan, tata kelola laboratorium, serta penerapan biosafety yang menjadi fondasi penting dalam pendidikan kedokteran dan penelitian biomedis. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki kesiapan lebih baik dalam menghadapi lingkungan laboratorium yang menuntut kepatuhan terhadap prosedur keselamatan dan etika kerja.

Kegiatan berlangsung dalam dua rangkaian utama, yakni sesi kuliah interaktif dan tur laboratorium (lab tour). Pada sesi kuliah, peserta memperoleh materi mengenai konsep dasar biosafety di lingkungan laboratorium pendidikan. Pembahasan mencakup pengertian biosafety, perbedaan mendasar antara biosafety dan biosecurity, hingga pengenalan tingkatan biosafety yang diterapkan dalam praktik laboratorium.

Selain aspek teknis, mahasiswa juga diperkenalkan pada pentingnya budaya keselamatan dan perilaku bertanggung jawab selama bekerja di laboratorium. Penekanan diberikan pada penerapan praktik kerja yang aman, kepatuhan terhadap prosedur, serta kesadaran akan risiko biologis yang mungkin muncul selama proses pembelajaran maupun penelitian.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tur laboratorium dan fasilitas hewan di Departemen Farmakologi dan Terapi FK-KMK UGM. Pada sesi ini, mahasiswa memperoleh pengalaman observasi langsung mengenai implementasi prinsip keselamatan di lingkungan kerja nyata. Peserta dikenalkan dengan tata ruang laboratorium, mekanisme pengelolaan limbah, penggunaan alat pelindung diri (APD), hingga prosedur keamanan yang diterapkan dalam aktivitas penelitian dan pembelajaran.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan budaya keselamatan kerja dan peningkatan kualitas lingkungan pembelajaran di bidang kesehatan. Selain itu, kegiatan ini sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan pembelajaran aplikatif yang mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa serta penguatan praktik profesional di lingkungan akademik dan laboratorium. (Kontributor: Sudi Indra Jaya).