FK-KMK UGM Gelar Guest Lecture Bahas Penanganan Sirosis

FK-KMK UGM. Divisi Gastroentero-Hepatologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan Guest Lecture bertajuk “Navigating Cirrhosis: Evidence-Based Management of Key Complications” sebagai upaya penguatan kapasitas akademik dan klinis di bidang hepatologi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 21 April 2026, bertempat di Auditorium Lantai 1 Gedung Tahir FK-KMK UGM, dan diikuti oleh mahasiswa, residen, serta tenaga medis.

Guest Lecture menghadirkan Prof. Paolo Caraceni dari Alma Mater Studiorum – University of Bologna, Italia, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Prof. Caraceni menekankan pentingnya terapi albumin jangka panjang pada pasien sirosis, khususnya dalam menjembatani kondisi dekompensasi menuju transplantasi hati. Ia menjelaskan bahwa pendekatan ini didukung oleh berbagai bukti ilmiah terbaru yang menunjukkan peningkatan kualitas hidup pasien serta penurunan risiko komplikasi.

Materi berikutnya disampaikan oleh dr. Putut Bayupurnama, Sp.PD-KGEH, FINASIM yang membahas keterkaitan antara gangguan fungsi hati dan ginjal melalui topik “From Liver to Kidney: Managing Hepatorenal Syndrome in Cirrhotic Patients.” Ia menguraikan secara sistematis mengenai sindrom hepatorenal, termasuk mekanisme patofisiologi serta pendekatan penatalaksanaan terkini yang dapat diterapkan dalam praktik klinis sehari-hari.

Guest Lecture ini menjadi wadah dalam perbaruan dan perkembangan ilmu pengetahuan global dengan kebutuhan praktik klinis di Indonesia. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan serta mendorong penerapan pendekatan berbasis bukti dalam penanganan sirosis dan komplikasinya secara lebih optimal.

Kegiatan ini sejalan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera diwujudkan melalui peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam menangani penyakit kronis seperti sirosis sehingga berdampak pada peningkatan kualitas layanan kesehatan. SDG 4: Pendidikan Berkualitas dari penyelenggaraan forum ilmiah yang mendorong pembelajaran berkelanjutan, penguatan kompetensi akademik, serta transfer pengetahuan berbasis riset terkini. SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara institusi pendidikan nasional dan internasional dalam menghadirkan inovasi serta solusi bersama di bidang kesehatan. (Kontributor: Siwi Ratri Kurniasih).