FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menerima kunjungan edukatif mahasiswa internasional dalam rangka memperkaya pengalaman pembelajaran lintas budaya dan ilmu pengetahuan melalui eksplorasi fasilitas museum. Kunjungan dilaksanakan pada Kamis, 9 April 2026, dengan melibatkan 19 mahasiswa internasional peserta program Indonesian Culture and Language Learning Service (INCULS) Fakultas Ilmu Budaya UGM yang mengikuti rangkaian pembelajaran di Museum Bio-Paleoantropologi dan Museum Anatomi FK-KMK UGM.
Para peserta tidak hanya mengamati fosil dan spesimen anatomi, tetapi juga berupaya mengaitkannya dengan pengetahuan yang mereka miliki, sekaligus memperkaya pemahaman lintas disiplin ilmu. Program INCULS sendiri dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa internasional secara linguistik dan kultural sebelum memasuki jenjang pendidikan magister maupun doktoral di Indonesia. Dalam konteks tersebut, kunjungan ke FK-KMK UGM menjadi bagian penting dari pembelajaran kontekstual yang menggabungkan penguasaan bahasa dengan pengalaman akademik langsung di lingkungan pendidikan tinggi.
Ketua Program INCULS FIB UGM, Dr. Wulan Tri Astuti, S.S., M.A., menegaskan bahwa penguasaan bahasa merupakan fondasi utama keberhasilan studi mahasiswa internasional. “Mahasiswa mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia secara intensif selama satu tahun sebelum memasuki program studi masing-masing agar mereka mampu memahami perkuliahan dengan baik dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan akademik,” jelasnya.
Mahasiswa diajak memahami perjalanan evolusi manusia, struktur anatomi, serta hubungan antara ilmu kedokteran dan antropologi. Pengalaman ini semakin diperkaya saat mereka mengunjungi ruang penyimpanan koleksi Laboratorium Bio-Paleoantropologi, di mana mereka dapat melihat secara langsung proses konservasi dan pengelolaan spesimen ilmiah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga membangun kesiapan akademik dan kultural dalam menempuh studi di Indonesia.
Kegiatan ini sejalan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan literasi kesehatan dan pemahaman ilmiah tentang tubuh manusia dalam konteks global. SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pembelajaran berbasis pengalaman yang interaktif dan lintas budaya. SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pemanfaatan fasilitas museum sebagai media edukasi ilmiah yang mendukung inovasi pembelajaran. SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi internasional antara FK-KMK UGM dan program INCULS. (Kontributor: Ilham Novitasari).




