FK-KMK UGM. Pusat Kajian Kesehatan Anak (PKKA-PRO), Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) terus memperkuat kualitas penelitian kesehatan anak dengan menyelenggarakan kegiatan Source Document Verification (SDV) on Site dan Site Monitoring Visit (SMV) dalam rangka penguatan surveilans rotavirus. Kegiatan dilaksanakan pada 2 dan 4 April 2026 di RSUD Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan melibatkan tim peneliti pusat dan tim site rumah sakit.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelaksanaan penelitian bertajuk “The Surveillance of Rotavirus Acute Gastroenteritis (RVGE) among Hospitalized Children Under Five Years of Age and the Effectiveness of Rotavirus Vaccine Against Hospitalized RVGE in Indonesia” berjalan sesuai dengan prinsip ilmiah, etika penelitian, serta standar Good Clinical Practice (GCP). Evaluasi dilakukan secara menyeluruh terhadap kesiapan fasilitas, sumber daya manusia, serta kepatuhan terhadap protokol penelitian.
Pada hari pertama, kegiatan difokuskan pada proses verifikasi dokumen melalui pencocokan data partisipan dengan rekam medis serta pemeriksaan kelengkapan Investigator Site File (ISF). Tim Quality Manager dan asisten peneliti PKKA-PRO bekerja sama dengan enumerator RSUD Sleman untuk memastikan bahwa seluruh data yang tercatat akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana peningkatan kapasitas tim peneliti melalui penguatan pemahaman terkait pengelolaan dokumen penelitian dan pengisian delegation log secara tepat.
Memasuki hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan Site Monitoring Visit yang melibatkan Principal Investigator dr. Rony Trilaksono, Sp.A, serta Site Investigator dr. Tuty Darmawati, Sp.A. Monitoring dilakukan secara komprehensif mencakup evaluasi progres penelitian, peninjauan fasilitas laboratorium, pengelolaan logistik, hingga aspek administrasi dan keuangan. Pendekatan ini bertujuan memastikan bahwa seluruh proses penelitian berjalan secara sistematis dan sesuai standar yang ditetapkan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan diskusi hasil temuan monitoring serta penyusunan rencana tindak lanjut berupa Corrective and Preventive Action (CAPA). Beberapa temuan minor yang ditemukan selama proses monitoring dapat segera diselesaikan di lokasi, menunjukkan kesiapan dan responsivitas tim peneliti dalam menjaga kualitas penelitian. Penyampaian hasil monitoring oleh tim monitor menjadi refleksi penting bagi seluruh pihak untuk terus meningkatkan mutu pelaksanaan studi.
Kolaborasi antara PKKA-PRO FK-KMK UGM dan RSUD Sleman mencerminkan sinergi yang kuat antara institusi akademik dan fasilitas layanan kesehatan dalam mendukung riset kesehatan berbasis bukti. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis penelitian, tetapi juga memperkuat tata kelola penelitian yang transparan dan akuntabel.
Kegiatan ini selaras dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penelitian yang berkontribusi pada penurunan angka kesakitan dan kematian anak akibat infeksi rotavirus, SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan penguatan kapasitas dan kompetensi tim peneliti melalui pembelajaran berkelanjutan dalam praktik penelitian klinis, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan sistem surveilans dan infrastruktur penelitian kesehatan yang mendukung inovasi medis, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi erat antara institusi pendidikan dan rumah sakit dalam menjalankan penelitian kesehatan yang berdampak luas. (Kontributor: Lathifah Voleta Artanti, Dhimas Sholikhul Huda).




