FK-KMK UGM. Program Studi Magister Ilmu Kedokteran Tropis menyelenggarakan kegiatan Online Guest Lecture pada Jumat (30/1). Kegiatan ini mengusung tajuk “Kenali Superflu: Cegah dan Kendalikan”. Dengan menggunakan platform Zoom Meeting, kegiatan ini dihadiri sebanyak 271 peserta yang tersebar di seluruh Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada publik berkaitan dengan berkembangnya kasus superflu di Indonesia.
Kegiatan ini dimoderatori oleh dr. Farindira Vesti R, M.Sc., Ph.D selaku Dosen Fakultas Kedokteran UMY. yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk edukasi publik terkait superflu. Edukasi ini diharapkan dapat memberikan refleksi kepada peserta untuk dapat mengenali gejala dan pencegahan fenomena superflu yang lagi menjadi perhatian dunia.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi Online Guest Lecture oleh Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc, selaku Direktur Umum dan Sumber Daya Rumah Sakit Universitas Andalas. Adapun materi yang disampaikan berjudul “Superflu: Molecular Origin, Clinical Manifestation and Preveration”. dr. Andani menyampaikan bahwa, fenomena superflu yang akhir-akhir ini terjadi merupakan bentuk mutasi virus influenza yang telah ada di dunia ini. dr. Andani juga memaparkan terkait sejarah perkembangan virus menular yang ada dunia ini dan dampaknya kepada manusia.
“Superflu ini merupakan virus sedang menjadi perhatian khusus di seluruh dunia. Virus ini dapat menular kepada golongan yang rentan seperti, lansia, ibu hamil, dan seseorang dengan gangguan penyakit kronis,” kata dr. Andani.
dr. Andani juga menyampaikan edukasi berkaitan dengan mekanisme pencegahan yang harus dilakukan. Pertama, apabila merasakan flu diharapkan untuk dapat beraktivitas menggunakan masker jika berada di ruang. Hal ini bertujuan untuk menghindari resiko penularan. Kedua, rutin mencuci tangan dalam kurun waktu tertentu. Ketiga, konsumsi makanan yang bergizi yang bermanfaat untuk meningkatkan imun tubuh.
Lebih lanjut, kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Diantaranya, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera komitmen pada edukasi publik dalam mengenalkan gejala dan pencegahan dari fenomena superflu; SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan menekankan komitmen diseminasi pengetahuan kepada masyarakat umum; serta SDG 17: Kemitraan Untuk Mencapai Tujuan dengan menekankan kerjasama antara instansi pendidikan dan instansi kesehatan sebagai komitmen bersama pencegahan superflu (Reporter:Tedy).



