FK-KMK UGM. Pusat Kajian Kesehatan Anak (PKKA-PRO), Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menerima kunjungan dari tim Murdoch Children’s Research Institute (MCRI) Australia dalam rangka mempererat kolaborasi dan kerja sama penelitian yang berorientasi pada dampak berkelanjutan. Kunjungan tersebut dilaksanakan pada 13 Januari 2026 di lingkungan Gedung Penelitian dan Pengembangan FK-KMK UGM.
Delegasi MCRI yang hadir dalam kunjungan ini adalah dari Jane Standish dan Joanne Margaret. Kehadiran perwakilan MCRI dalam menjalin hubungan kolaboratif jangka panjang dengan PKKA-PRO FK-KMK UGM, khususnya dalam bidang penelitian kesehatan, pengembangan ilmu pengetahuan, serta peningkatan kapasitas riset berbasis bukti.
Pada kunjungan ini, Prof. Jarir At Thobari, D.Pharm., Ph.D., selaku perwakilan PKKA-PRO FK-KMK UGM menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim MCRI dan menekankan pentingnya kerja sama internasional dalam memperkuat kualitas riset dan kontribusi akademik. Ia berharap kolaborasi yang terjalin dapat menghasilkan luaran penelitian yang berdampak nyata bagi pengembangan kebijakan kesehatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selama rangkaian kegiatan, tim MCRI mengikuti room tour di kantor PKKA-PRO serta diperkenalkan dengan berbagai pusat kajian lain yang berada di Gedung Penelitian dan Pengembangan FK-KMK UGM. Melalui kegiatan ini, tim MCRI memperoleh gambaran menyeluruh mengenai ekosistem riset, sumber daya pendukung, serta potensi kolaborasi lintas disiplin yang dapat dikembangkan bersama.
Kolaborasi antara PKKA-PRO FK-KMK UGM dan MCRI Australia diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pengembangan riset berkelanjutan yang mampu menjawab isu-isu kesehatan global, memperkuat pertukaran pengetahuan, serta mendorong inovasi berbasis penelitian. Kedua institusi optimistis bahwa kerja sama ini akan menjadi langkah strategis dalam membangun kemitraan akademik yang produktif dan berjangka panjang.
Kolaborasi ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan riset kesehatan yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui kolaborasi akademik dan pertukaran pengetahuan lintas negara, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan dengan membangun kerja sama internasional yang saling menguatkan dalam menjawab tantangan pembangunan global. (Kontributor: Dhimas Sholikhul Huda).



