FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKES) dalam rangka visitasi akreditasi Program Studi Subspesialis Obstetri dan Ginekologi. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari proses penjaminan mutu eksternal guna memastikan kualitas pendidikan subspesialis yang berkelanjutan. Visitasi akreditasi tersebut berlangsung mulai Senin, 12 Januari 2026, bertempat di Auditorium Lantai 8 Gedung Pascasarjana Tahir Foundation FK-KMK UGM, dan dijadwalkan berlangsung selama empat hari dengan rangkaian agenda evaluasi akademik dan tata kelola.
Dekan FK-KMK UGM, Prof. dr. Yodi Mahendradhata, M.Sc., Ph.D., FRSPH, dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini pemerintah Indonesia tengah melakukan akselerasi pemenuhan kebutuhan dokter spesialis dan subspesialis, termasuk melalui penguatan institusi pendidikan kedokteran. Pada konteks ini, adanya program studi subspesialis tentu semakin strategis perannya, khususnya di FK-KMK UGM.
“Sejalan dengan hal tersebut, FK-KMK UGM dalam beberapa tahun terakhir berinisiatif membuka sejumlah program studi subspesialis, termasuk subspesialis Obstetri dan Ginekologi, karena kebutuhannya sangat besar untuk mendukung program pemerintah,” ujarnya. Prof. Yodi juga menegaskan pentingnya memastikan mutu pendidikan subspesialis tetap tinggi melalui upaya peningkatan kualitas berkelanjutan, tidak hanya melalui audit mutu internal, tetapi juga melalui penilaian eksternal oleh LAM-PTKES.
Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan, dan Penelitian RSUP dr. Sardjito, drg. Nusati Ikawahju, M.Kes., menambahkan bahwa RSUP dr. Sardjito berperan sebagai rumah sakit pendidikan utama sekaligus wahana praktik dalam pelaksanaan pendidikan Program Studi Subspesialis Obstetri dan Ginekologi. Sementara itu, Ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi FK-KMK UGM, Prof. dr. R. Detty Siti Nurdiati Z, MPH., Ph.D., Sp.OG(K), berharap kegiatan visitasi ini dapat menghasilkan penilaian yang objektif, komprehensif, dan konstruktif sebagai dasar penguatan mutu pendidikan ke depan.
Pada visitasi ini, tim asesor LAM-PTKES diwakili oleh Prof. Dr. dr. Muhammad Rusda, M.Ked, Sp.O.G, Subsp.F.E.R; Dr. dr. Fitri Hartanto, Sp.A(K), serta Prof. Dr. Muhammad Arifin Parenrengi, dr. Sp.BS(K). Perwakilan asesor LAM-PTKES , Prof. Dr. dr. Muhammad Rusda, M.Ked., Sp.OG, Subsp.F.E.R., menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mencermati secara langsung bukti-bukti pendukung, suasana akademik, serta tata kelola yang telah dilaporkan oleh program studi. “Biasanya, kami mendapatkan hasil yang lebih baik di lapangan daripada di borang, karena banyak hal yang bisa langsung kami lihat dan verifikasi,” tuturnya.
Hingga saat ini, Program Studi Subspesialis Obstetri dan Ginekologi telah memasuki tahun keenam penyelenggaraan, meluluskan 19 subspesialis, serta memiliki 18 mahasiswa aktif. Proses visitasi tidak hanya mencakup pemaparan pimpinan fakultas dan program studi, tetapi juga peninjauan fasilitas serta wawancara dengan dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, dan mitra di luar FK-KMK UGM.
Visitasi LAM-PTKes ini berkontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan pendidikan dokter subspesialis yang berperan penting dalam peningkatan layanan kesehatan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui sistem akreditasi dan penjaminan mutu pendidikan tinggi kesehatan yang berkelanjutan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara institusi pendidikan, rumah sakit pendidikan, dan lembaga akreditasi nasional dalam pembangunan sistem kesehatan yang tangguh dan berkelanjutan. (Humas/Sitam).



