FK-KMK UGM Dorong Layanan Kesehatan Berbasis Data dalam Agenda Kampus Cerdas UGM

FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada berpartisipasi dalam penguatan transformasi digital kampus melalui partisipasi pada forum UGM Joint Innovation Development bertajuk “Sinergi AI, Data, dan Inovasi Menuju Kampus Cerdas” yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada. Forum ini menjadi wadah strategis untuk mempertemukan inovator, peneliti, serta pengelola program lintas unit guna berbagi capaian, mendiskusikan tantangan, serta merumuskan arah pengembangan ekosistem digital kampus yang terintegrasi. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 17 September 2025, bertempat di Kantor Pusat UGM, Yogyakarta, dengan melibatkan berbagai unit kerja di lingkungan universitas.

Dalam rangkaian pemaparan perkembangan program, Rizqiani A. Kusumasari, M.Sc. dari FK-KMK UGM memaparkan perkembangan inisiatif UGM Digital Health yang dirancang untuk mendukung layanan promotif dan preventif di lingkungan kampus. Salah satu fokus utama adalah penguatan layanan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) yang direncanakan akan diuji coba pada pekan keempat September 2025 di Kantor Pusat UGM. Pengembangan ini menitikberatkan pada pemanfaatan data kesehatan dan sistem digital yang lebih ramah pengguna untuk mendukung pencatatan, pengelolaan peran tenaga pelaksana, serta integrasi data pemeriksaan penyakit tidak menular agar layanan menjadi lebih efektif, akurat, dan mudah diakses.

Forum ini juga merupakan sinergi lintas unit dalam memastikan transformasi digital berjalan secara konsisten dari hulu ke hilir. Aspek tata kelola, standardisasi dan interoperabilitas data, keamanan sistem, hingga pengembangan platform inovasi menjadi bagian dari diskusi strategis yang disampaikan. Selain itu, berbagai program lain turut dipresentasikan untuk memperlihatkan fondasi “intelligent university” yang sedang dibangun UGM, mulai dari penguatan manajemen data institusi, pemanfaatan kecerdasan buatan untuk menampilkan inovasi universitas, hingga pengembangan sistem riset yang lebih terbuka dan integratif.

Melalui kontribusi FK-KMK UGM, agenda kampus cerdas tidak hanya berfokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga pada dampak nyata bagi layanan kesehatan dan kesejahteraan sivitas akademika. Integrasi AI, data, dan inovasi layanan kesehatan diharapkan mampu menciptakan ekosistem digital kampus yang adaptif, kolaboratif, serta berorientasi pada kebutuhan pengguna.

Kegiatan ini sejalan dengan upaya mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan layanan kesehatan digital, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pemanfaatan teknologi dan data dalam ekosistem kampus, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan sistem digital dan kecerdasan buatan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi lintas unit dan pemangku kepentingan (SDG 17). (Kontributor: Rizqiani A. Kusumasari dan Dedi Eko Yunanto Priyadi).