FK-KMK UGM Berpartisipasi dalam UGM Digital Sharing Session Dorong Transformasi Layanan Kampus

FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) turut berpartisipasi dalam UGM Digital Sharing Session Seri #2 yang diselenggarakan oleh Biro Transformasi Digital (BTD) Universitas Gadjah Mada sebagai forum berbagi praktik baik dan inovasi digitalisasi layanan perguruan tinggi. Kegiatan bertema University Services ini dilaksanakan secara hybrid pada 28 Mei 2025 di Ruang Dijkstra, FMIPA UGM, dan menghadirkan pemangku kepentingan lintas unit untuk membahas arah transformasi digital layanan kampus yang semakin adaptif terhadap kebutuhan sivitas akademika.

UGM Digital Sharing ini mendiskusikan penguatan layanan akademik, kemahasiswaan, hingga dukungan sarana-prasarana dan sistem informasi di tingkat fakultas dan universitas. Kehadiran perwakilan FK-KMK UGM menegaskan komitmen fakultas dalam mendukung transformasi digital UGM secara menyeluruh. Perwakilan dari FK-KMK UGM, Rizqiani A. Kusumasari yang membagikan pengalaman FK-KMK UGM dalam membangun kehidupan akademik berbasis digital.

Ia menjelaskan penguatan layanan di puluhan departemen melalui pengembangan kanal informasi, situs layanan, serta layanan terpadu yang mencakup dukungan ujian berbasis komputer, jaringan, email, dan helpdesk. Selain itu, ia juga menyoroti pengembangan Virtual Office yang telah aktif sejak 2022, pemanfaatan sistem penilaian daring, serta integrasi layanan riset dengan sistem universitas untuk memperlancar alur kerja dan meningkatkan akses layanan bagi dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan.

Masih dari FK-KMK UGM, dr. Vincent, Ph.D. memaparkan studi kasus transformasi layanan di Taipei Medical University (TMU), Taiwan. Ia mengulas penerapan layanan transportasi dan infrastruktur kampus berbasis digital, seperti integrasi peta digital, peminjaman sepeda menggunakan teknologi NFC, serta sistem reservasi ruang yang terdigitalisasi. Praktik tersebut dinilai relevan sebagai referensi pengembangan konsep smart campus di UGM dengan tetap mempertimbangkan konteks dan kebutuhan lokal.

Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi lintas unit dalam membangun ekosistem digital kampus. Kepala BTD UGM dalam sambutannya menekankan perlunya sinergi antarfakultas dan unit kerja untuk menjawab tantangan era digital, sekaligus mendorong pembelajaran dari berbagai inisiatif yang telah berjalan. Diskusi di akhir sesi mengerucut pada penguatan koordinasi lintas unit, termasuk untuk pengembangan UGM CORE, serta pentingnya pertukaran praktik baik dari dalam dan luar negeri.

Kegiatan UGM Digital Sharing  ini selaras dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan layanan pendidikan tinggi berbasis digital yang adaptif dan berorientasi pada pengguna, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan sistem dan infrastruktur digital kampus yang inovatif, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan dengan perluasan akses layanan kampus yang lebih inklusif bagi seluruh sivitas akademika, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi lintas unit dan pembelajaran dari praktik baik nasional maupun internasional. (Kontributor: Rizqiani A. Kusumasari dan BTD UGM).