FK-KMK UGM Tutup Studi EPICOST-Dengue melalui Site Close Out Visit di Klaten

FK-KMK UGM. Pusat Kajian Kesehatan Anak (PKKA-PRO) FK-KMK UGM melaksanakan kegiatan Site Close Out Visit (SCOV) Studi EPICOST–Dengue sebagai tahapan akhir penelitian tahun kedua yang dilakukan di jejaring fasilitas kesehatan wilayah Klaten. Kegiatan ini diselenggarakan pada 17 Desember 2025 di Kabupaten Klaten, dengan RSUD Bagas Waras sebagai lokasi pertemuan utama, serta melibatkan RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro, RSUD Bagas Waras, dan Puskesmas Bayat sebagai site penelitian.

Studi Epidemiology and Costing of Dengue Fever in Children in Indonesia (EPICOST-Dengue) dilatarbelakangi oleh masih tingginya beban penyakit demam dengue pada anak di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, tren kasus dengue terus menunjukkan peningkatan, khususnya pada musim penghujan. Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencatat jumlah kasus dengue pada tahun 2023 mencapai lebih dari 114 ribu kasus, sementara pada periode Januari hingga September 2024 jumlah kasus telah melampaui capaian tahun sebelumnya. Kondisi ini menegaskan urgensi ketersediaan bukti ilmiah terkait beban penyakit dan biaya perawatan dengue sebagai dasar perumusan kebijakan kesehatan yang lebih efektif.

Penelitian EPICOST-Dengue bertujuan memperkirakan beban penyakit serta biaya langsung akibat demam dengue pada anak. Data tahun kedua ini melengkapi hasil penelitian tahun pertama dengan penambahan lokasi yang merepresentasikan wilayah regional BPJS Kesehatan. Hasil studi diharapkan dapat menjadi dasar analisis efektivitas biaya perawatan dengue, baik dengan maupun tanpa intervensi program vaksinasi, sekaligus mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti dalam pengendalian dengue secara nasional.

Dalam pelaksanaan SCOV, tim PKKA-PRO FK-KMK UGM yang dipimpin oleh Prof. dr. Jarir At Thobari, D.Pharm., Ph.D. selaku Study Coordinator, memaparkan capaian penelitian, proses pengumpulan dan analisis data, serta mendiskusikan pemanfaatan hasil studi bersama para pemangku kepentingan di tingkat rumah sakit, puskesmas, dan dinas kesehatan. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan serah terima plakat dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kolaborasi seluruh site penelitian.

SCOV dihadiri oleh perwakilan RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro, RSUD Bagas Waras, Puskesmas Bayat, Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, serta Prodia Cabang Klaten. Kehadiran lintas sektor tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan mutu penelitian, sekaligus menjadi sarana alih pengetahuan agar hasil penelitian dapat dimanfaatkan untuk peningkatan layanan kesehatan dan perencanaan program pengendalian dengue di daerah.

Melalui Site Close Out Visit ini, PKKA-PRO FK-KMK UGM menegaskan pentingnya penutupan penelitian yang tertib sesuai prinsip Good Clinical Practice, sekaligus membuka peluang keberlanjutan kolaborasi riset. Hasil Studi EPICOST-Dengue diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam penguatan kebijakan kesehatan dan upaya penanggulangan demam dengue pada anak di Indonesia.

Kegiatan tersebut berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 3: Kehidupan Sehat dan Kesejahteraan melalui penyediaan bukti ilmiah untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit menular dengue pada anak, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui alih pengetahuan, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, dan penguatan budaya riset di fasilitas pelayanan kesehatan, serta SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pemanfaatan data penelitian dan inovasi kebijakan berbasis riset untuk memperkuat sistem kesehatan dan pengambilan keputusan berbasis bukti. (Kontributor: Dhimas Sholikhul Huda).