FK-KMK UGM Teliti Dampak Diabetes terhadap Sistem Imun melalui Studi Histologi Limpa

FK-KMK UGM. Dosen Departemen Histologi dan Biologi Sel, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada memublikasikan artikel ilmiah tentang mekanisme penyakit kronis. Artikel ilmiah berjudul “Stereological analysis of spleen alterations in streptozotocin–nicotinamide-induced diabetic rats” diterbitkan secara online ahead of print pada 8 Desember 2025 dalam jurnal internasional bereputasi Biotechnique & Histochemistry. Publikasi ini merupakan hasil kolaborasi penelitian dengan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha, Bandung, serta menjadi bagian dari disertasi doktoral mahasiswa S3, Teresa Lucretia, dengan pembimbing Rina Susilowati dan Dewi Kartikawati Paramita.

Penelitian ini memberikan perspektif baru mengenai bagaimana progresi diabetes memengaruhi struktur dan fungsi limpa sebagai organ kunci dalam sistem imun. Dengan menggunakan pendekatan stereologi berbasis desain yang dikombinasikan dengan flowcytometry, tim peneliti menganalisis perubahan histopatologis limpa pada dua fase perkembangan diabetes, yakni minggu ke-5 dan minggu ke-10 setelah induksi streptozotocin–nikotinamida. Pendekatan ini memungkinkan penilaian kuantitatif yang akurat terhadap perubahan jaringan limfoid selama perjalanan penyakit.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase awal diabetes, tepatnya minggu ke-5, terjadi respons inflamasi aktif tanpa disertai penyusutan limpa yang signifikan. Kondisi ini ditandai dengan peningkatan jumlah limfosit dan migrasi sel imun yang mencerminkan aktivasi sistem imun adaptif. Namun, pada fase lanjut di minggu ke-10, ditemukan pengecilan limpa yang bermakna, terutama pada volume pulpa alba, yang berbanding lurus dengan penurunan berat badan hewan coba. Perubahan ini mengindikasikan kelelahan sistem imun adaptif yang tidak lagi mampu merespons kerusakan jaringan secara optimal akibat diabetes kronis.

Teresa Lucretia menyampaikan bahwa temuan ini diharapkan dapat mendorong perhatian yang lebih besar terhadap aspek imunologis dalam pengelolaan diabetes. Ia menekankan pentingnya pendekatan yang lebih holistik dalam pencegahan dan terapi penyakit diabetes guna meningkatkan kualitas hidup pasien. Departemen Histologi dan Biologi Sel FK-KMK UGM turut mengapresiasi dedikasi seluruh tim peneliti dan berharap kolaborasi riset lintas institusi ini dapat terus berlanjut untuk memperkuat kajian biologi sel dan imunologi.

Publikasi ini merupakan kontribusi FK-KMK UGM dalam pengembangan ilmu dasar yang relevan dengan penyakit kronis metabolik. Pemahaman mengenai perubahan struktur dan fungsi limpa pada diabetes memberikan dasar ilmiah penting bagi riset lanjutan serta pengembangan strategi pencegahan dan terapi yang lebih komprehensif. Penelitian ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera dan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan bukti ilmiah terkait penyakit kronis dan sistem imun. Selain itu, kolaborasi riset antarperguruan tinggi yang terbangun dalam studi ini mendukung SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, dengan memperkuat jejaring kerja sama penelitian guna meningkatkan dampak dan kebermanfaatan hasil riset bagi masyarakat luas. (Kontributor: Rina Susilowati).