FK-KMK UGM Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Perempuan melalui Seminar Deteksi Dini Kanker

FK-KMK UGM. Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan partisipasi aktif dalam Seminar Kesehatan Reproduksi yang mengangkat tema deteksi dini pencegahan kanker leher rahim dan kanker payudara. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Darma Wanita Persatuan Kemenperin UPT Yogyakarta pada Selasa, 11 November 2025, bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, terhadap pentingnya deteksi dini sebagai langkah pencegahan kanker.

Dalam seminar tersebut, dr. Ratri Wulandari, M.Sc., Ph.D., SpOG., staf pengajar Departemen Obstetri dan Ginekologi FK-KMK UGM, hadir sebagai narasumber utama. Ia memaparkan pentingnya deteksi dini sebagai strategi efektif menurunkan angka kematian akibat kanker serviks dan kanker payudara, yang hingga kini masih menjadi penyebab utama kesakitan perempuan di Indonesia. Dr. Ratri menekankan bahwa kedua jenis kanker ini sering terdiagnosis pada stadium lanjut, sehingga pemeriksaan rutin seperti Pap smear, IVA, skrining HPV DNA, serta pemeriksaan payudara klinis dan mamografi menjadi sangat penting untuk dilakukan secara berkala.

Selain itu, dr. Ratri menyoroti pentingnya edukasi berkelanjutan bagi masyarakat perempuan agar mampu mengenali gejala awal dan memahami faktor risiko kanker. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan komunitas perempuan menjadi kunci untuk memperluas jangkauan informasi dan layanan kesehatan sehingga dapat menjangkau lebih banyak perempuan di berbagai lapisan masyarakat. Partisipasi FK-KMK UGM dalam seminar ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi akademisi dalam penguatan literasi kesehatan reproduksi dan promosi pencegahan penyakit.

Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan ini mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui penguatan strategi pencegahan dan deteksi dini kanker yang meningkatkan kesehatan masyarakat. Kegiatan ini juga selaras dengan SDG 5: Kesetaraan Gender, dengan memberikan perhatian khusus pada kesehatan perempuan dan mendorong akses yang sama bagi perempuan untuk memperoleh layanan kesehatan. Selain itu, partisipasi FK-KMK UGM menunjukkan komitmen terhadap SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan komunitas dalam meningkatkan pemahaman dan layanan kesehatan reproduksi.

Departemen Obstetri dan Ginekologi menegaskan peran aktifnya dalam mendukung deteksi dini kanker leher rahim dan payudara, sekaligus memperkuat literasi kesehatan reproduksi perempuan. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran perempuan untuk melakukan pemeriksaan rutin dan memperluas kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan komunitas demi kesehatan yang lebih merata. (Kontributor: dr. Ratri Wulandari, MSc., PhD.).