FK-KMK UGM Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Kabupaten Asmat

FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan program pengabdian masyarakat dengan menugaskan residen semester akhir Departemen Obstetri dan Ginekologi ke wilayah 3T di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan, pada periode Juli–Desember 2025. Program ini dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan di daerah terpencil sekaligus memperkuat sistem pelayanan kesehatan setempat. Penugasan ini secara resmi dimulai pada Juli 2025 dengan serangkaian kegiatan edukasi, pendampingan klinis, dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan.

dr. Zyeni Kartika ditugaskan di RSUD Perpetua J. Safanpo untuk menjalankan berbagai program peningkatan kapasitas, salah satunya adalah penyegaran materi Kegawatdaruratan Obstetri bagi dokter umum, bidan, dan perawat Puskesmas Agats serta RSUD setempat. Kegiatan ini berlangsung pada 16 Juli dan 22 Agustus 2025 dengan tujuan memperkuat kemampuan tenaga kesehatan dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Selanjutnya, pada 29 Oktober 2025, program dilanjutkan dengan edukasi dan praktik langsung terkait klaim BPJS PONEK, pengisian SIMRS, serta penyegaran materi Obstetri dan Ginekologi bagi petugas PONEK. Upaya ini sekaligus mendukung penguatan tata kelola dan sistem pelayanan kesehatan daerah.

Selain itu, dr. Zyeni aktif mendampingi layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) serta penanganan kegawatdaruratan maternal-neonatal bersama tim spesialis obstetri-ginekologi dan spesialis anak di Kabupaten Asmat. Pendampingan ini menjangkau 21 puskesmas distrik yang hanya dapat diakses melalui perjalanan laut selama 3–6 jam, berlangsung sepanjang September–November 2025. Seluruh rangkaian kegiatan terlaksana berkat kemitraan strategis antara FK-KMK UGM dan Pemerintah Kabupaten Asmat, menegaskan pentingnya sinergi antar-lembaga pendidikan, pemerintah daerah, dan fasilitas kesehatan dalam meningkatkan kualitas layanan.

Penugasan ini merupakan bentuk konkret kontribusi FK-KMK UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera terkait kehidupan sehat dan kesejahteraan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan terkait pengurangan kesenjangan antarwilayah, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Program ini menunjukkan bagaimana kolaborasi antara akademisi dan pemerintah daerah dapat memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak.

Melalui kerja sama yang terencana dan berkesinambungan ini, program pengabdian di Kabupaten Asmat tidak hanya meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dan kualitas pelayanan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan yang inklusif dan merata di wilayah terpencil. (Kontributor: dr Zyeni Kartika).