FK-KMK UGM Kolaborasi dengan POGI Yogyakarta Hadirkan Forum Ilmiah Kesehatan Ibu dan Perempuan

FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) melalui Departemen Obstetri dan Ginekologi berkolaborasi dengan Persatuan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Siang Klinik sebagai forum ilmiah rutin untuk pembaruan pengetahuan dan penguatan jejaring kerja sama di bidang Obstetri dan Ginekologi. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 12 Oktober 2025, di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta dengan melibatkan staf pengajar Departemen Obstetri dan Ginekologi FK-KMK UGM serta para dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi yang berpraktik di berbagai rumah sakit di wilayah Yogyakarta. Agenda ini bertujuan menyebarluaskan perkembangan terkini dalam penatalaksanaan penyakit ginekologi dan obstetri berbasis bukti ilmiah terbaru untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan perempuan.

Sesi ilmiah pertama mengangkat topik “Endometriosis Management Treatment Update” yang dipandu oleh dr. Muhammad Lutfi, Sp.OG, Subsp.K.FER. Materi disampaikan oleh Dr. dr. Shofwal Widad, Sp.OG, Subsp.FER dan dr. Agung Dewanto, Sp.OG, Subsp.FER, Ph.D. Diskusi interaktif dalam sesi ini membahas secara mendalam mengenai terapi jangka panjang untuk penderita endometriosis serta penggunaan kontrasepsi jangka panjang berdasarkan bukti ilmiah terkini. Endometriosis merupakan salah satu gangguan ginekologi yang kerap menimbulkan nyeri kronis dan gangguan kesuburan pada perempuan usia produktif sehingga pembaruan pengetahuan mengenai penanganannya sangat penting bagi para klinisi.

Sesi kedua menghadirkan tema “Labetalol as Antihypertensive for Pre-Eclampsia: Evidence and Clinical Practice Update” yang dibawakan oleh dr. Irwan Taufiqur Rachman, Sp.OG, Subsp.K.Fm dan Dr. dr. Diah Rumekti Hadiati, Sp.OG, Subsp.K.Fm, M.Sc. Pembahasan difokuskan pada praktik terbaik dalam penanganan preeklamsia untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu. Preeklamsia masih menjadi salah satu penyebab utama kematian maternal di Indonesia sehingga pemahaman yang komprehensif tentang tatalaksana hipertensi dalam kehamilan menjadi krusial bagi para tenaga kesehatan.

Sebagai rangkaian kegiatan yang tidak kalah penting, panitia juga menyelenggarakan edukasi kesehatan khusus bagi para istri Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi yang tergabung dalam PISOGI (Persaudaraan Istri Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Indonesia). Sesi edukasi ini mengusung tema “Deteksi Dini dan Pencegahan Kanker Serviks dan Payudara” dengan menghadirkan dr. Ratri Wulandari, MSc, Ph.D, Sp.OG sebagai narasumber. Dalam paparannya, dr. Ratri memberikan informasi komprehensif mengenai pentingnya pemeriksaan rutin seperti Pap Smear, IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat), dan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) sebagai langkah awal deteksi dini kanker yang dapat menyelamatkan nyawa.

Dr. Ratri menegaskan bahwa edukasi kepada masyarakat, program skrining berkala, dan vaksinasi HPV merupakan langkah nyata dan efektif dalam upaya pencegahan kanker serviks dan payudara. Kedua jenis kanker tersebut hingga saat ini masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan perempuan Indonesia dan menyumbang angka kematian yang cukup tinggi. Dengan meningkatkan kesadaran dan akses terhadap layanan deteksi dini, diharapkan angka kejadian dan kematian akibat kedua kanker tersebut dapat ditekan secara signifikan.

Terselenggaranya kegiatan Siang Klinik ini memiliki kontribusi penting dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals. Kegiatan ini secara langsung mendukung tujuan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan ibu dan perempuan serta penurunan angka kematian maternal. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi pada SDG 5: Kesetaraan Gender melalui pemberdayaan perempuan lewat edukasi kesehatan reproduksi yang komprehensif. Kolaborasi antara institusi akademik, praktisi medis, dan organisasi profesi dalam kegiatan ini turut memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Kegiatan Siang Klinik yang diselenggarakan secara rutin oleh FK-KMK UGM bersama POGI Cabang Yogyakarta ini menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan serta memperluas akses edukasi kesehatan bagi masyarakat. Melalui forum ilmiah dan edukasi kesehatan seperti ini, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan perempuan di Indonesia dapat terus ditingkatkan dan berbagai masalah kesehatan reproduksi dapat ditangani dengan lebih baik. (Kontributor: Munjayati)