FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Implementasi Program Deteksi Dini Kanker Payudara Menggunakan Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS) Dilengkapi Ultrasonografi di Puskesmas Yogyakarta” pada Sabtu, 12 Juli 2025 di Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM, Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam layanan preventif dan deteksi dini penyakit tidak menular.
Kegiatan ini dipimpin oleh Prof. Dr. dr. Lina Choridah, Sp.Rad(K) dengan pendampingan tim monitoring dari FK-KMK UGM yang diwakili oleh Dr. Supriyati, S.Sos., M.Kes.. Program tersebut diikuti oleh para dokter umum dari sejumlah puskesmas di bawah Dinas Kesehatan Sleman dan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, dengan tujuan memperkuat kemampuan tenaga medis dalam melakukan deteksi dini kanker payudara secara efektif dan akurat.
Dalam sambutannya, Prof. Lina menekankan pentingnya peran dokter puskesmas dalam mendeteksi dini kanker payudara. “Dokter umum di layanan primer memiliki peran strategis dalam mencegah keterlambatan diagnosis kanker payudara. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas dalam pemeriksaan payudara klinis (SADANIS) dan penggunaan USG menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem rujukan,” ujarnya.
Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga memberikan praktik langsung penggunaan alat USG payudara bagi peserta. Melalui sesi ini, para dokter dilatih untuk mengenali gambaran pencitraan dan melakukan interpretasi hasil pemeriksaan secara mandiri. Implementasi awal program dilakukan di puskesmas-puskesmas yang telah memiliki fasilitas USG, dengan harapan dapat menjadi model percontohan nasional bagi penerapan deteksi dini kanker berbasis layanan primer.
Sebagai bagian dari tindak lanjut, tim pengabdian masyarakat akan melakukan evaluasi lapangan terhadap tenaga kesehatan yang telah mengikuti pelatihan guna menilai efektivitas program serta kesiapan puskesmas dalam mengintegrasikan pemeriksaan USG sebagai bagian dari pelayanan rutin. Evaluasi ini diharapkan dapat memperkuat jejaring rujukan, mempercepat diagnosis, dan meningkatkan koordinasi antar-fasilitas kesehatan primer dan sekunder.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini selaras dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, yang menekankan pentingnya peningkatan layanan deteksi dini dan pencegahan penyakit kanker sebagai upaya menurunkan angka kematian akibat penyakit tidak menular. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi, dinas kesehatan, serta fasilitas layanan kesehatan primer di Yogyakarta dan sekitarnya.
Melalui kegiatan ini, FK-KMK UGM mempertegas perannya sebagai pelopor dalam membangun sistem kesehatan yang responsif, preventif, dan berbasis masyarakat. Program pelatihan SADANIS dan USG ini menjadi langkah konkret menuju peningkatan kualitas layanan deteksi kanker payudara di tingkat primer, serta memperkuat sinergi antara akademisi dan praktisi untuk mendukung kesehatan perempuan Indonesia. (Kontributor: Resha Ayu).




