FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan pembekalan bagi mahasiswa baru Program Studi Magister Kebidanan pada Jumat, 15 Agustus 2025. Bertempat di Auditorium Tahir lantai 8 FK-KMK UGM, kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian penyambutan mahasiswa baru Tahun Akademik 2025 sekaligus ajang pengenalan visi akademik, struktur kurikulum, serta arah strategis pendidikan magister kebidanan di lingkungan FK-KMK UGM.
Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa baru angkatan 2025, dosen, serta pengelola program studi. Dalam suasana yang hangat dan penuh semangat, kegiatan pembekalan ini menyoroti pentingnya pemahaman komprehensif terhadap sistem pembelajaran, capaian pembelajaran lulusan (CPL), serta kontribusi mahasiswa dalam mengembangkan pengetahuan kebidanan berbasis riset dan praktik berkelanjutan.
Dr. Diah Wulandari, M.Keb., selaku narasumber utama, menyampaikan pemaparan mendalam mengenai arah pengembangan kurikulum dan strategi pendidikan di Program Magister Kebidanan. Ia menegaskan bahwa program ini dirancang tidak hanya untuk menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kapasitas kepemimpinan dan kontribusi nyata dalam penelitian serta kebijakan kesehatan. “Kami ingin mencetak pemimpin masa depan di bidang kebidanan yang mampu mendorong transformasi layanan kesehatan ibu dan anak di tingkat nasional maupun global,” ujarnya.
Dalam sesi berikutnya, mahasiswa diperkenalkan pada kurikulum berbasis capaian pembelajaran yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama pada aspek kesehatan dan pendidikan. Materi mencakup struktur mata kuliah wajib dan pilihan, kegiatan riset tesis, praktik lapangan, hingga peluang kolaborasi internasional dan lintas disiplin. Interaksi aktif terjadi ketika mahasiswa antusias berdiskusi mengenai topik penelitian dan strategi pengembangan kompetensi akademik.
Selain penguatan akademik, Dr. Diah juga menekankan pentingnya pengembangan soft skills seperti kepemimpinan, komunikasi ilmiah, dan manajemen program. “Selain memahami teori dan praktik, kalian perlu memiliki karakter dan kemampuan interpersonal yang kuat karena peran bidan di masa depan akan semakin strategis dalam menentukan arah kebijakan kesehatan perempuan dan keluarga,” tambahnya.
Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru Magister Kebidanan FK-KMK UGM untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan akademik dan profesional di dunia kebidanan. Melalui pembekalan ini, mereka diharapkan mampu mengembangkan semangat belajar yang berintegritas, inovatif, dan berorientasi pada kebermanfaatan sosial.
Sebagai wujud dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, kegiatan ini turut memperkuat komitmen FK-KMK UGM dalam mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan kualitas pendidikan kebidanan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan kurikulum berbasis capaian pembelajaran, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi riset dan akademik lintas disiplin. (Kontributor: Faysa Rizqita Julianti).


