FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyelenggarakan sesi edukasi berkelanjutan bagi tenaga kesehatan dengan fokus pada penyakit tropis terabaikan atau Neglected Tropical Diseases (NTDs). Kegiatan ini dilaksanakan pada 11 Juli 2025 dan menghadirkan Prof. dr. E. Elsa Herdiana Murhandarwati, M.Kes., Ph.D. sebagai pembicara utama, yang didampingi oleh drh. Kharisma Dewi, MPH untuk memaparkan pemanfaatan platform Wikitropica.org dalam membahas kasus-kasus NTDs. Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan daerah dalam memahami serta menanggapi dinamika penyakit yang kerap luput dari perhatian publik.
Dalam sesi edukasi tersebut, Prof. Elsa membagikan informasi terkini mengenai situasi NTDs di Indonesia, khususnya di wilayah timur yang memiliki tantangan geografis dan epidemiologis unik. Selain membahas perkembangan surveilans dan strategi pengendalian NTDs, Prof. Elsa juga menyampaikan hasil studi dan publikasi terbaru yang relevan dengan konteks lokal, sehingga tenaga kesehatan memperoleh perspektif ilmiah dan praktik yang terintegrasi. Pendekatan ini menekankan pentingnya pengambilan keputusan berbasis data dan pengalaman lapangan untuk mendukung pelayanan kesehatan primer yang efektif dan responsif terhadap penyakit tropis terabaikan.
Kegiatan ini melibatkan interaksi intensif antara pembicara dan peserta, mendorong diskusi yang mendalam mengenai strategi mitigasi dan inovasi dalam pengendalian NTDs. Peserta diajak untuk memahami langkah-langkah praktis dalam pengawasan kasus, peningkatan kesadaran masyarakat, serta integrasi ilmu akademik dengan praktik klinis. Pendekatan kolaboratif ini juga menekankan peran penting jejaring lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, akademisi, dan tenaga kesehatan di lapangan.
Program edukasi ini selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Dari sisi kesehatan, mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera maupun SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan sistem kesehatan dan pengendalian penyakit menular, sehingga masyarakat di daerah endemis memiliki akses layanan kesehatan yang lebih baik. Kolaborasi antara akademisi dan pemerintah daerah mencerminkan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, yang menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini memperkuat kapasitas tenaga kesehatan di NTT dan menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan serta respons terhadap penyakit tropis terabaikan. Dengan kegiatan serupa yang dilakukan secara rutin, diharapkan terjadi peningkatan pemahaman, kesiapsiagaan, dan kualitas hidup masyarakat di wilayah endemis. (Kontributor: Kharisma Dewi).




