FK-KMK UGM Selenggarakan Simulasi Interprofessional Education bagi Mahasiswa Profesi Kesehatan

FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Simulasi Interprofessional Education (IPE) bagi mahasiswa program profesi. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai 11 hingga 15 Agustus 2025, dan diikuti oleh mahasiswa dari tiga program profesi, yaitu Profesi Dokter, Profesi Ners, serta Profesi Dietisien.

IPE dirancang sebagai wadah pembelajaran kolaboratif untuk mempersiapkan calon tenaga kesehatan agar mampu menghadapi tantangan dunia kerja nyata. Melalui simulasi ini, mahasiswa berkesempatan merasakan pengalaman bekerja lintas profesi, memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, sekaligus melatih kemampuan komunikasi, koordinasi, serta pengambilan keputusan berbasis kolaborasi demi keselamatan pasien.

Selama kegiatan, peserta dibagi ke dalam kelompok interprofesional yang terdiri dari mahasiswa kedokteran, keperawatan, dan gizi/dietisien. Setiap kelompok diberikan skenario klinis berbasis kasus nyata, seperti penanganan pasien penyakit kronis, gizi buruk, maupun kondisi akut yang memerlukan intervensi cepat dan terpadu. Mahasiswa dituntut menyusun rencana asuhan pasien secara komprehensif, mempresentasikan hasilnya di hadapan dosen dan fasilitator lintas profesi, serta menerima umpan balik untuk perbaikan proses belajar.

Menariknya, simulasi ini tidak hanya menekankan pada aspek medis, tetapi juga mengintegrasikan faktor psikososial, budaya, dan kondisi ekonomi pasien. Hal ini mendorong mahasiswa untuk memiliki empati dan menghargai perbedaan profesi sebagai mitra sejajar dalam pelayanan kesehatan.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari peserta yang mengaku memperoleh pengalaman berharga dalam membangun kerja sama tim. Mereka menilai komunikasi efektif antarprofesi dapat mencegah kesalahan medis sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Ke depan, FK-KMK UGM berkomitmen untuk mengembangkan kegiatan serupa dengan pendekatan yang lebih inovatif, termasuk pemanfaatan teknologi dan simulasi digital.

Kontribusi FK-KMK UGM dalam menyelenggarakan IPE selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan mendorong pendidikan inklusif dan berkualitas sepanjang hayat, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (Kontributor: Agustina Latifah Hanum).